JAKARTA, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berkontribusi dalam penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang melalui keterlibatan sivitas akademika dan alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK). Berdasarkan pendataan FIKK UNJ, sebanyak 28 partisipan terlibat dalam ajang olahraga tingkat Asia tersebut dengan berbagai peran, mulai dari atlet, pelatih, official, tenaga pendukung, hingga tim monitoring dan evaluasi.
Keterlibatan tersebut mencerminkan beragam peran yang dijalankan lulusan dan sivitas akademika UNJ dalam mendukung ekosistem olahraga Indonesia. Tidak hanya berkontribusi sebagai atlet yang berlaga di arena pertandingan, sejumlah sivitas akademika dan alumni FIKK UNJ juga terlibat dalam aspek kepelatihan, pendampingan performa atlet, operasional pertandingan, hingga monitoring dan evaluasi.
Dari unsur mahasiswa, Resa Amelia dan Suryo Agung Wibowo tercatat berperan sebagai official pada cabang olahraga panahan dan atletik. Sementara itu, Julian Abi Manyu dan Aditya Rizky Fadhillah berpartisipasi sebagai atlet balap sepeda, sedangkan Firdausy Nuzula Putra Hartanto menjadi atlet pada cabang olahraga skateboard.
Kontribusi juga diberikan oleh jajaran dosen FIKK UNJ. Prof. Johansyah Lubis menjalankan tugas dalam monitoring dan evaluasi KONI Pusat, sementara Kuswahyudi bertugas sebagai official pada cabang olahraga panahan.
Pada cabang olahraga bulutangkis, Hermanto berperan sebagai Tenaga Ahli Wakil Menpora sekaligus Koordinator Tim Pendukung/Performa PBSI dalam Tim Nasional Asian Games 2026. Peran tersebut turut mendukung persiapan dan performa tim bulutangkis Indonesia yang pada ajang tersebut meraih enam medali, terdiri atas dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Dua medali emas dipersembahkan melalui nomor beregu putra dan ganda putra oleh Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Selain itu, Okki Yonda berperan sebagai pelatih cabang olahraga padel, sedangkan Agung Robianto terlibat dalam monitoring dan evaluasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Del Asri, Prof. Iman Sulaiman, dan Eko Juli Fitrianto turut menjalankan peran dalam tim Sports Command Center dan Daily Operation. Sementara itu, Iwan Hermawan dan Abdul Gani tercatat sebagai pelatih cabang olahraga sepak takraw.
Dari unsur alumni, kontribusi UNJ juga hadir melalui sejumlah atlet dan tenaga pendukung. Emilia Nova tercatat sebagai atlet atletik, sementara Siga Wino Wole, Muhammad Zainuddin Umar, dan Fredrick Saputra Panangian Siregar berperan sebagai pelatih atletik. Endy Safadilla bertugas sebagai tenaga pendukung pada cabang olahraga boxing dan modern pentathlon, sedangkan Syamsul Maarif berperan sebagai official.
Kontribusi alumni lainnya ditunjukkan oleh Andika Sulaeman sebagai atlet gulat, Ahdan Asasi Ramadhan dan Fadli Muhamad sebagai atlet hockey, serta Fatma Sri Hapsari sebagai atlet hockey. Sementara itu, Hari Agustina Muharom tercatat sebagai tenaga pendukung pada cabang olahraga panahan. Dari unsur tenaga kependidikan FIKK UNJ, Ikhwan Setiawan turut berpartisipasi sebagai official.
Dekan FIKK UNJ Prof. Dr. Nofi Marlina Siregar mengapresiasi keterlibatan sivitas akademika dan alumni FIKK dalam berbagai posisi pada Asian Games 2026. Menurutnya, keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa kompetensi yang dikembangkan di lingkungan FIKK dapat diterapkan dalam berbagai aspek pembinaan dan pengelolaan olahraga prestasi.
“Keterlibatan sivitas akademika dan alumni FIKK UNJ pada Asian Games merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan olahraga Indonesia. Peran yang beragam, mulai dari atlet, pelatih, official, tenaga pendukung, hingga monitoring dan evaluasi, menunjukkan bahwa keilmuan dan kompetensi di bidang keolahragaan memiliki ruang kontribusi yang luas,” ujar Prof. Nofi.
Rektor UNJ Prof. Komarudin juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi sivitas akademika dan alumni FIKK UNJ dalam ajang olahraga internasional tersebut. Menurutnya, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi UNJ dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan prestasi olahraga Indonesia.
“UNJ bangga atas kontribusi sivitas akademika dan alumni FIKK dalam Asian Games 2026. Keterlibatan mereka di berbagai bidang menunjukkan bahwa UNJ tidak hanya berperan dalam menyiapkan atlet, tetapi juga menghasilkan tenaga profesional dan akademisi yang berkontribusi dalam pengembangan olahraga nasional di tingkat internasional,” ujar Prof. Komarudin.
Partisipasi sivitas akademika dan alumni FIKK UNJ dalam Asian Games 2026 menjadi bagian dari kontribusi universitas dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga. Keterlibatan pada berbagai posisi menunjukkan bahwa kompetensi yang dikembangkan melalui pendidikan dan pengalaman di lingkungan UNJ dapat berkontribusi pada kebutuhan olahraga prestasi, baik dalam aspek kompetisi maupun pengelolaan dan pendukung performa atlet.
UNJ mengapresiasi kontribusi seluruh sivitas akademika, tenaga kependidikan, dan alumni FIKK yang terlibat dalam Asian Games 2026. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari kiprah UNJ dalam mendukung kemajuan olahraga Indonesia sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan mampu berkontribusi pada ajang olahraga internasional.