
Jakarta, Humas UNJ – Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan merupakan program pembangunan global yang disepakati oleh negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015 dan ditargetkan tercapai pada 2030. SDGs menjadi cetak biru bersama untuk perdamaian, kesejahteraan manusia, dan kelestarian planet bumi, dengan prinsip universal, integrasi, dan inklusif, serta mengedepankan komitmen no one left behind.
Sebagai wujud dukungan nyata terhadap pencapaian SDGs, Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Jakarta (DWP UNJ) berkolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid Nurul Irfan (DKM MNI) UNJ secara rutin menyelenggarakan kegiatan sosial dari hasil sodaqoh sivitas akademika UNJ melalui “Program Jum’at Berbagi”. Program ini diwujudkan dalam bentuk pemberian makan siang bagi civitas akademika UNJ setiap hari Jum’at, khususnya para jamaah Masjid Nurul Irfan UNJ. Seperti halnya pada Jumat, 12 September 2025, kegiatan kembali digelar di lingkungan kampus UNJ Rawamangun dengan penuh antusias. Adapun menu yang disajikan setiap Jum’at selalu berbeda-beda yang terdiri dari lauk pauk dan sayuran sebagai cerminan dari makanan bergizi.

Program Jum’at Berbagi menjadi implementasi nyata dari tujuan kedua SDGs, yaitu Tanpa Kelaparan (Zero Hunger). Tujuan ini menitikberatkan pada upaya mengakhiri kelaparan, meningkatkan ketahanan pangan, memperbaiki gizi, dan mendorong pola konsumsi berkelanjutan. Kelaparan sering kali muncul akibat kurangnya konsumsi pangan secara kronis yang, dalam jangka panjang, dapat menurunkan kualitas kesehatan masyarakat serta menambah beban pengeluaran rumah tangga. Melalui kegiatan sederhana namun berdampak ini, UNJ berusaha menghadirkan solusi langsung bagi permasalahan pangan sekaligus menumbuhkan solidaritas sosial di lingkungan kampus.

Dalam kesempatan tersebut, Linda Zakiah Komarudin selaku Ketua DWP UNJ menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan juga sarana memperkuat kepedulian sosial di lingkungan akademik.
“Program Jum’at Berbagi menjadi cermin nyata bahwa UNJ berkomitmen mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Kami ingin menghadirkan kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi agar kampus tidak hanya menjadi pusat ilmu, tetapi juga ruang kebersamaan dan keberlanjutan,” tutur Linda Zakiah Komarudin.
Sementara itu, Prof. Asep Supena selaku Ketua DKM MNI UNJ menegaskan peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial.
“Masjid harus menjadi tempat yang menebar manfaat bagi masyarakat. Melalui Jum’at Berbagi, kami tidak hanya menjalankan ibadah ritual, tetapi juga ibadah sosial yang sejalan dengan misi SDGs, terutama dalam mengatasi masalah kelaparan dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Prof. Asep.
Kegiatan rutin ini meneguhkan peran UNJ sebagai kampus berdampak yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam agenda global pembangunan berkelanjutan. Melalui sinergi DWP UNJ dan DKM MNI, Program Jum’at Berbagi menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai SDGs dapat diwujudkan dari lingkungan kampus untuk kebermanfaatan yang lebih luas.