KUI UNJ Gelar Workshop untuk Tingkatkan Kompetensi Internasional Perguruan Tinggi

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Wujudkan Inovasi Berdampak, Tiga Produk…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Melaju ke Grand Final Duta Pendidikan Jawa Barat 2026, Mahasiswa FT UNJ Siap Berkontribusi Majukan Pendidikan Berkualitas di Jawa Barat

Perkuat Tata Kelola Universitas, UNJ Selenggarakan Workshop Pembuatan POS AP

Sambut Calon Pendidik Profesional, Sekolah Pascasarjana UNJ Gelar Orientasi PPG Calon Guru Gelombang Satu Tahun 2026

Perkuat Kemandirian PTNBH, UNJ Optimalkan Aset serta Pendanaan Strategis untuk Pengembangan Kampus dan Labschool

Komitmen UNJ Tingkatkan Lulusan Berdaya Saing Global melalui Employer Meeting dan Kolaborasi Dunia Industri

Jakarta, Humas UNJ – Kantor Urusan Internasional Universitas Negeri Jakarta (KUI UNJ) menyelenggarakan “Pelatihan dan Workshop Peningkatan Kompetensi Internasional Perguruan Tinggi Tahun 2025” yang berlangsung di Aula Gedung Syafei, Kampus UNJ. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, dari 1 Juli 2025 sampai dengan 3 Juli 2025.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhamad Fadholi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan dan workshop ini bertujuan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam kancah internasional. “Antusiasme peserta sangat positif dan menjadi motivasi tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 49 peserta yang berasal dari lingkungan internal UNJ maupun institusi eksternal. Fadholi berharap, melalui kegiatan ini, peran perguruan tinggi Indonesia dapat semakin diperhitungkan di tingkat global.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis UNJ, Andy Hadiyanto, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kemitraan strategis antarperguruan tinggi.

“Melalui kegiatan kolaboratif seperti ini, harapannya kita dapat bersanding, bukan bersaing, antar institusi demi kemajuan bersama,” ungkap Andy.

Ia juga menambahkan bahwa UNJ membuka peluang kerja sama dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan dan hilirisasi produk riset dan inovasi, hingga program pertukaran mahasiswa dan double degree. Menurutnya, internasionalisasi kampus adalah hasil dari kerja kolaboratif, bukan semata-mata upaya institusi secara mandiri.

“Pelatihan ini diharapkan menghasilkan kesepahaman dan manfaat bersama antarperguruan tinggi,” tambahnya.

Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan beberapa sesi workshop, antara lain:

  1. Pelatihan Bahasa Inggris Profesional (penulisan email formal, percakapan, dan presentasi) oleh Rizka Widayati dari LCU-UNJ.
  2. Workshop Dokumen Keimigrasian oleh Wihadi Sutrisno dari Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian.
  3. Manajemen Kerja Sama Internasional dan Studi Kasus Manajemen Kerja Sama Internasional oleh Asrori, Kepala KUI Universitas Negeri Surabaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UNJ dalam mewujudkan kampus yang berdampak secara global melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi internasional sivitas akademika.