KUI UNJ Perkuat Global Partnerships dan SDGs melalui Keikutsertaan dalam APAIE 2025 di Yogyakarta

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Kembali Pertahankan Predikat “Badan Publik…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Batavia Team UNJ Raih Juara 5 Kategori Battery Electric di Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026

Comdev Program EQUITY UNJ Hadirkan Trauma Healing bagi Siswa di Daerah Rawan Bencana Cianjur

FT UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Revitalisasi Kurikulum Berbasis OBE dan Kebutuhan Dunia Kerja

FEB UNJ Jajaki Peluang Kerja Sama Internasional dalam Pertemuan Strategis dengan Kedutaan Prancis

FBS UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Cetak Lulusan Adaptif dan Kompetitif

Yogyakarta, Humas UNJ — Ketua dan Sekretaris Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Negeri Jakarta (KUI UNJ) hadiri konferensi internasional Asia-Pacific Association for International Education (APAIE) 2025 yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2025 di Yogyakarta. Forum pendidikan tinggi bergengsi kawasan Asia-Pasifik ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring global, memperluas kerja sama akademik, dan meningkatkan reputasi internasional UNJ.

Konferensi APAIE 2025 yang mengusung tema “Reshaping Education Through International Collaboration: Transnational Education, Digital Transformation and Local Relevance” ini diikuti oleh para pemimpin pendidikan global, di antaranya perwakilan dari Singapore Management University, University of Melbourne, Mahidol University, Griffith University, dan UNESCO.

Kehadiran UNJ dalam APAIE 2025 merupakan wujud nyata implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4, yakni “Quality Education” melalui peningkatan mobilitas internasional dosen dan mahasiswa, serta SDGs 17 berupa “Partnerships for the Goals” melalui penguatan kemitraan global yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan ini, Susilo selaku Ketua KUI UNJ menegaskan bahwa forum ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang riset dan akademik lintas negara.

“Partisipasi UNJ di APAIE bukan hanya untuk memperluas jaringan kerja sama, tetapi juga untuk memastikan bahwa internasionalisasi pendidikan benar-benar memberikan dampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan penelitian di UNJ,” ujarnya.

Sementara itu Sri Rahayu selaku Sekretaris KUI UNJ menambahkan bahwa diskusi yang dihadirkan dalam konferensi sangat relevan dengan arah pengembangan internasionalisasi UNJ yang responsif terhadap transformasi digital dan dinamika pendidikan global.

“Kami belajar banyak terkait kebijakan dan tren internasionalisasi yang dapat diadopsi UNJ dalam mempercepat pencapaian visi universitas bertaraf global,” jelasnya.

Melalui keikutsertaan dalam APAIE 2025, UNJ terus mengukuhkan posisinya sebagai universitas yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global, sekaligus berkontribusi pada pencapaian agenda nasional dan internasional dalam mewujudkan ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.

Partisipasi UNJ pada forum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat diplomasi akademik dan mendorong transformasi pendidikan berbasis SDGs dalam menuju UNJ sebagai universitas bereputasi internasional yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dunia.