Jakarta, 17 Juni 2025 — Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui berbagai upaya strategis. Salah satunya adalah audiensi yang dilakukan oleh tim Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi dengan Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam rangka mendukung program beasiswa Tut Wuri Handayani tahun 2025.
Audiensi dibuka oleh Wakil Direktur I Sekolah Pascasarjana UNJ, Prof. Arita Marini yang memperkenalkan profil Sekolah Pascasarjana UNJ sebagai institusi yang berfokus pada pengembangan pendidikan tinggi berbasis riset dan inovasi. Beliau menekankan komitmen UNJ dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan mampu menjawab tantangan global di bidang pendidikan.
Tim audiensi dari Sekolah Pascasarjana UNJ terdiri dari Wakil Direktur I, Prof. Arita Marini, Koordinator Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi, Prof. Neti Karnati, serta Ketua Gugus Penjaminan Mutu, Rihlah Nur Aulia. Audiensi ini diterima langsung oleh Direktur Sumber Daya Kemdiktisaintek, Prof. Sri Suning Kusumawardani.
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Sri Suning menyampaikan bahwa Beasiswa Tut Wuri Handayani tahun 2025 merupakan program pendidikan pascasarjana yang ditujukan bagi tenaga kependidikan berstatus PNS. “Beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi tenaga kependidikan sebagai bagian dari civitas academica dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi,” ujarnya.

Program beasiswa ini terbuka bagi seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di bawah pembinaan Ditjen Dikti yang memiliki akreditasi unggul atau internasional, dengan program studi yang terakreditasi minimal “Baik Sekali”.
Prof. Neti Karnati Sebagai Koordinator Program Studi menambahkan bahwa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi UNJ merupakan salah satu pilihan terbaik bagi calon penerima beasiswa. “Program kami menawarkan kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan dunia pendidikan tinggi, didukung oleh staf akademik yang kompeten serta fasilitas akademik dan non-akademik yang memadai,” jelasnya. Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara UNJ dan Kemdiktisaintek dalam mendukung peningkatan kualitas SDM pendidikan tinggi melalui jalur beasiswa, sekaligus mendorong animo mahasiswa untuk melanjutkan studi di jenjang magister.