Jakarta, Humas UNJ – Program Studi Sarjana Pendidikan Tata Boga (Prodi S1 PTB) dan Program Studi Sarjana Terapan Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan (Prodi STr SKPJM), Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ), berhasil meraih 39 penghargaan dalam ajang internasional bergengsi The 7th La Cuisine 2025. Kompetisi memasak tingkat internasional ini berlangsung pada 12–15 November 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Ajang La Cuisine merupakan kompetisi tahunan yang menghadirkan juri-juri internasional dengan sistem penilaian berbasis kompetensi sesuai kategori lomba. Tahun ini, kompetisi diikuti oleh peserta dari berbagai negara, antara lain Singapura, Malaysia, Taiwan, Vietnam, Kamboja, Mongolia, Maladewa, dan Indonesia. Peserta didominasi oleh perguruan tinggi ternama dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di bidang kuliner.

Tim UNJ yang tergabung dalam wadah UNJ Food Competition Club (UFC) mengirimkan 41 mahasiswa untuk berkompetisi dalam 12 kategori lomba, yaitu:
- Sanremo Junior Pasta;
- Modern Jajanan Pasar;
- Ginger Bread;
- Sasa Nasi Tumpeng;
- Kewpie Plated Appetizer;
- Tradisional Jajanan Pasar;
- Unilever Food Solution – Indonesian Seafood Main Course;
- The Best Chiffon Cake;
- Kewpie Plated Dessert;
- Japfa Asian Main Course Chicken;
- Sasa Asian Laksa;dan
- Adabi Asian Curry & Rice.
Tim UFC yang dibimbing oleh dosen pembimbing Guspri Devi Artanti, dan Budi Rahman sebagai mentor serta digawangi Ketua UFC Raka Persada, berhasil meraih 4 Silver Medal yang terdiri dari 2 medali di Class San remo Junior Pasta atas nama Fitria Shafa Annisa & Fadlan Fahrezi mahasiswa STr SKPJM FT 2023; 1 medali di Class The Best Chiffon Cake atas nama Nadia Salma Maharani mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga 2022 dan 1 medali dari Class Japfa Asian Main Couse Chicken atas nama Sarah Diandra Hanifah mahasiswa Prodi STr SKPJM 2024. Selain itu UFC juga meraih 15 Bronze Medal dan 20 Diploma Award. Peserta yang terjun lomba kali ini berasal dari angkatan 2022, 2023, 2024 dan 2025.
Pada kesempatan ini, Guspri Devi Artanti selaku dosen pembimbing mengatakan bahwa The 7th La Cuisine 2025 menjadi bukti bahwa Program Studi Pendidikan Sarjana Tata Boga dan Program Studi Sarjana Terapan Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan telah berhasil melaksanakan kurikulum Outcome Based Education (OBE), dimana pendekatan pembelajaran berorientasi pada capaian hasil belajar (learning outcomes) yang harus dicapai oleh mahasiswa setelah menyelesaikan suatu program studi. Para pemenang pada ajang lomba ini sudah menunjukkan capaian atau outcome dalam penerapan kurikulum OBE yaitu pengetahuan (knowledge) dan keahlian (skill),” ujarnya.

Kemenangan ini tidak saja menjadi kado terindah di akhir tahun 2025, tetapi juga menjadi sumbangan yang besar bagi cepacian IKU 2 Program Studi Sarjana Pendidikan Tata Boga dan Program Studi Sarjana Terapan Seni Kuliner & Pengelolaan Jasa Makanan, Fakultas Teknik dan juga Universitas Negeri Jakarta. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi.