“Menapak Bumi” Tampil Memukau, Mahasiswa Pendidikan Tari FBS UNJ Hidupkan Nuansa Etnik Kalimantan di Wisuda Gelombang Pertama Sesi Kedua 2025

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Muhammad Zacky Alfatah, Mahasiswa UNJ yang…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

9 Duta Besar Hadiri Pertemuan Francophonie 2026, UNJ Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

UNJ Akselerasi SDGs ke-3 melalui Penguatan Ekosistem Kampus Sehat Mental lewat Sosialisasi PLPBK dan Pelatihan PFA

Jakarta, Humas UNJ – Prosesi Wisuda Semester Genap Gelombang Pertama Tahun Akademik 2024/2025 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) semakin meriah dengan penampilan memukau mahasiswa Program Studi Pendidikan Tari Fakultas Bahasa dan Seni (Prodi Pendidikan Tari FBS UNJ). Pada sesi kedua wisuda yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) UNJ pada 7 Oktober 2025, mahasiswa Prodi Pendidikan Tari FBS UNJ membawakan tari kreasi Kalimantan bertema “Menapak Bumi”.

Tari kreasi Kalimantan ini dikoreografi oleh Ida Bagus Ketut Sudiasa yang merupakan dosen Prodi Pendidikan Tari FBS UNJ, dengan dosen pembimbing Romi Nursyam yang juga Koordinator Prodi Pendidikan Tari FBS UNJ. Para penari terdiri dari Sheila Zeina Umami, Lia Astantri, Devi Purnamasari, Dimas Fajar Restu Aji, dan Iman Firmansyah. Dengan gerak enerjik, busana khas, dan ekspresi penuh makna, mereka sukses menghadirkan nuansa etnik yang sarat inovasi di hadapan 432 wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), para pimpinan dan guru besar UNJ, serta para tamu undangan.

Sebagai bentuk inovasi seni, tari kreasi merupakan pengembangan dari tari tradisional atau kesenian klasik yang dipadukan dengan sentuhan modern, baik dalam gerakan, busana, maupun ekspresi. Hal ini bertujuan agar warisan budaya tetap lestari, sekaligus dapat menarik minat penonton masa kini.

Tak hanya di sesi kedua, mahasiswa Prodi Pendidikan Tari FBS UNJ juga telah tampil pada wisuda gelombang pertama sesi pertama, 6 Oktober 2025, dengan membawakan tari Betawi. Penampilan tersebut dipersembahkan oleh Fadilah Nur Ramadani, Rachel Kamalia Istihawa, Puspa Ayu Wulandari, Nadhira Azzahra, dan Karina Eris Agysta.

Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi mahasiswa Pendidikan Tari yang telah menghadirkan suasana khidmat sekaligus meriah di panggung wisuda.

“Kehadiran seni tari di momen wisuda bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi representasi kekayaan budaya Indonesia yang dijaga dan dikembangkan oleh UNJ. Penampilan mahasiswa ini membuktikan bahwa seni dan pendidikan dapat berjalan beriringan dalam melahirkan generasi berprestasi sekaligus berkarakter,” ujarnya.

Sementara itu, Ida Bagus Ketut Sudiasa selaku koreografer tari kreasi Kalimantan “Menapak Bumi”, menambahkan bahwa karya tersebut berusaha merepresentasikan semangat kearifan lokal Kalimantan yang berpadu dengan energi muda mahasiswa UNJ.

“Melalui tari kreasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa budaya tradisional dapat terus hidup dengan sentuhan baru yang tetap menghargai akar budayanya. Mahasiswa tampil dengan dedikasi tinggi, dan ini menjadi bukti bahwa pendidikan seni di UNJ mampu melahirkan karya yang bermakna,” katanya.

Dengan penampilan ini, Prodi Pendidikan Tari FBS UNJ tidak hanya memperkaya suasana wisuda, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan seni tari yang produktif, inovatif, dan berkomitmen pada pelestarian budaya nusantara.