JAKARTA, Humas UNJ – Batavia Team Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus mengembangkan inovasi di bidang otomotif melalui riset, pengembangan kendaraan hemat energi, edukasi, kompetisi, hingga pengabdian kepada masyarakat. Sejak berdiri pada 2012, organisasi mahasiswa ini menjadi ruang bagi mahasiswa Fakultas Teknik (FT) UNJ khususnya untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus mengembangkan keterampilan kerja sama dan manajemen.
General Manager Batavia Team UNJ, Reinhart Janssen Octario, mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin, FT UNJ mengatakan Batavia Team pada awalnya dibentuk untuk menyediakan wadah bagi mahasiswa yang memiliki minat terhadap bidang otomotif.
“Pada awal pendiriannya, terdapat keinginan untuk menghadirkan wadah bagi mahasiswa UNJ, khususnya FT yang memiliki minat di bidang otomotif agar dapat belajar, melakukan riset, serta mengembangkan inovasi secara langsung,” ujar Reinhart saat diwawancarai Humas UNJ secara daring, Jumat (28/8/26).
Seiring perkembangannya, Batavia Team kemudian memfokuskan kegiatan pada pengembangan kendaraan hemat energi. Hasil riset dan inovasi tersebut tidak hanya diterapkan dalam pengembangan kendaraan, tetapi juga diuji melalui berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional.
Saat ini, Batavia Team memiliki 29 anggota aktif dengan masa kepengurusan satu tahun. Para anggota terbagi dalam dua bidang utama, yakni Technical dan Non-Technical, yang memiliki peran berbeda tetapi saling mendukung dalam menjalankan program dan pengembangan tim.

Aktif Berkompetisi dan Memperkenalkan Inovasi
Kompetisi menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Batavia Team. Setiap tahun, tim mengikuti berbagai ajang untuk menguji hasil riset dan pengembangan kendaraan yang dilakukan mahasiswa.
Di tingkat nasional, Batavia Team mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE). Sementara di tingkat internasional, tim berpartisipasi dalam Shell Eco-marathon, kompetisi yang menantang peserta untuk mengembangkan kendaraan dengan efisiensi energi tinggi.
Selain kompetisi, Batavia Team aktif memperkenalkan inovasinya melalui berbagai pameran otomotif, seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Indonesia International Motor Show (IIMS), dan EV Indonesia di JIExpo Kemayoran.
Kegiatan Batavia Team juga diarahkan pada penguatan pengetahuan dan keterampilan generasi muda. Pada 2018, misalnya, tim mengadakan Coaching Clinic di SMK PB Sudirman dan Stadium Generale dengan tema generasi muda yang inovatif dan kreatif.
Program edukasi tersebut berlanjut pada 2022 melalui Coaching Clinic di SMKN 26 Jakarta dengan tema “Welcoming the Era of Electric Vehicle”. Pada 2025, Batavia Team melaksanakan Contextual Teaching and Learning bertema “Composite Materials in Automotive for Energy Efficient Vehicles” di SMKN 34 Jakarta.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep dan teori, tetapi juga mendapatkan kesempatan mengenal penerapan teknologi melalui kegiatan praktikum di bidang otomotif.
Berkontribusi melalui Pengabdian kepada Masyarakat
Perjalanan Batavia Team tidak hanya berkaitan dengan kompetisi dan pengembangan teknologi. Pengabdian kepada masyarakat juga menjadi bagian dari aktivitas organisasi.
Pada 2020 dan 2021, Batavia Team melaksanakan kegiatan pengabdian di salah satu panti asuhan. Pada 2021, kegiatan tersebut mengangkat tema pemahaman dan pencegahan seks bebas. Di tahun yang sama, Batavia Team juga menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “The Implementation of Composite in Replacing Metal as the Innovative Material”.
Pada 2022, Batavia Team menggelar kegiatan “Uji Emisi Gratis Kendaraan Bermotor” di lingkungan UNJ melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada 2025 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas lingkungan.
Sementara itu, pada 2023, Batavia Team menjadi narasumber dalam talkshow yang diselenggarakan Ikatan Motor Indonesia pada ajang IIMS 2023 di JIExpo Kemayoran. Pada tahun yang sama, Batavia Team juga mengadakan Seminar Nasional bertema “Empowerment of Youth: Transform to Low-Carbon Mobility for Future Sustainability” yang melibatkan 13 SMK se-Jabodetabek.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan upaya Batavia Team untuk memperluas kontribusi mahasiswa, tidak hanya melalui penciptaan teknologi, tetapi juga melalui edukasi dan peningkatan kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan serta mobilitas rendah karbon.

Fokus pada Kendaraan Listrik
Perkembangan kendaraan listrik menjadi salah satu arah pengembangan Batavia Team dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, tim mengawali rangkaian kegiatan dengan menggelar Diskusi Panel bersama Spora EV dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bertema “Heading the Future: Advancement in Electric Vehicle for a Sustainable Energy”.
Kegiatan tersebut diikuti 130 peserta dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek. Pada tahun yang sama, Batavia Team juga berpartisipasi sebagai narasumber dan peserta dalam pameran EV Indonesia 2024 di JIExpo Kemayoran.
Memasuki 2026, pengembangan kendaraan listrik Batavia Team diarahkan pada dua aspek utama, yaitu sistem baterai yang lebih efisien dan penggunaan sasis yang lebih ringan. Kedua aspek tersebut menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap efisiensi energi dan performa kendaraan.
“Untuk pengembangan kendaraan listrik, dalam waktu dekat ini Batavia Team sedang berfokus pada pengembangan sistem baterai yang lebih efisien serta sasis yang lebih ringan,” kata Reinhart.
Selain kendaraan listrik, Batavia Team juga mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam pemanfaatan teknologi digital. Pada 2026, tim mengadakan Applied Contextual Technology in 3D bertema “Mengintegrasikan Desain Digital, Prototyping, dan Inovasi Melalui Teknologi Additive Manufacturing”.
Kegiatan tersebut memperkenalkan rangkaian proses mulai dari desain tiga dimensi menggunakan perangkat lunak desain digital, simulasi, pembuatan prototipe, hingga demonstrasi pencetakan objek menggunakan teknologi additive manufacturing.
Batavia Team juga menyelenggarakan Innovation Growth in Engineering berupa seminar dan workshop machine learning yang berkolaborasi dengan Braincore melalui tema “Exploring the Potential of Intelligent Technologies”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kompetensi mahasiswa dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan bidang keteknikan.
Belajar dari Proses dan Kompetisi
Bagi Reinhart, pengalaman bergabung dengan Batavia Team memberikan pembelajaran yang lebih luas daripada sekadar kemampuan teknis di bidang otomotif. Aktivitas organisasi dan kompetisi turut melatih kemampuan mengatur waktu, berkomunikasi, bekerja dalam tim, serta menyelesaikan masalah.
“Di sini, saya tidak hanya belajar mengenai bagaimana mengembangkan kendaraan hemat energi, tetapi juga belajar bagaimana mengatur waktu dengan baik, bekerja sama dalam tim, berkomunikasi, serta menghadapi berbagai tantangan dan menyelesaikan permasalahan bersama-sama,” tuturnya.
Menurut Reinhart, prestasi dalam kompetisi tidak dapat dicapai secara instan. Proses tersebut membutuhkan konsistensi, kerja keras, pengorbanan, dan kolaborasi seluruh anggota.
“Keberhasilan tidak datang secara instan, tetapi membutuhkan kerja keras, konsistensi, pengorbanan, serta kerja sama dari seluruh anggota tim,” ujarnya.
Meski aktif dalam berbagai kegiatan, pendidikan tetap menjadi prioritas anggota Batavia Team. Anggota Technical umumnya mengikuti perkuliahan pada pagi hingga siang hari, kemudian melanjutkan kegiatan riset dan pengembangan kendaraan pada sore hari.
Sementara anggota Non-Technical menyesuaikan aktivitas organisasi dengan jadwal perkuliahan. Berbagai pekerjaan organisasi dan penyelesaian tugas dilakukan di Sekretariat Batavia Team pada Senin hingga Jumat pukul 08.00–16.00 WIB dengan tetap menyesuaikan agenda akademik masing-masing anggota.
Dukungan UNJ dan Target ke Depan
Reinhart menyampaikan apresiasi atas dukungan UNJ terhadap kegiatan Batavia Team, baik dalam kompetisi maupun kegiatan nonkompetisi. Dukungan tersebut antara lain diberikan melalui fasilitasi riset dan pengembangan kendaraan.
Menurutnya, dukungan kampus juga memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi dan membawa nama UNJ dalam berbagai ajang.
“Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk motivasi bagi kami untuk terus berkembang, berkarya, dan mengharumkan nama Universitas Negeri Jakarta,” katanya.
Ke depan, Batavia Team menargetkan untuk terus menjadi wadah pengembangan mahasiswa UNJ dalam bidang akademik, teknologi, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Tim juga berkomitmen meningkatkan kualitas riset dan meraih hasil terbaik dalam berbagai kompetisi kendaraan hemat energi yang diikuti.
Rekam Jejak Prestasi Batavia Team UNJ
Konsistensi Batavia Team dalam pengembangan kendaraan hemat energi tercermin dari berbagai prestasi yang diraih sejak 2014. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
- Juara 1 Prototype Gasoline tingkat nasional pada Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2014 di Surabaya dengan capaian 646 km/liter.
- Peringkat 3 tingkat Asia pada Shell Eco-marathon 2015 di Manila, Filipina.
- Peringkat 3 tingkat nasional pada KMHE 2015 di Malang.
- Juara 1 Prototype Listrik pada KMHE 2016 di Yogyakarta dengan capaian 321 km/kWh.
- Peringkat 2 Prototype Gasoline pada KMHE 2016 di Yogyakarta dengan capaian 572 km/liter.
- Peringkat 3 Prototype Listrik pada KMHE 2017 di Surabaya dengan capaian 344 km/kWh.
- Peringkat 5 Prototype Listrik pada Shell Eco-marathon Asia 2018 di Changi, Singapura, dengan capaian 256 km/kWh.
- Peringkat 8 pada Shell Eco-marathon Asia 2018 di Changi, Singapura, dengan capaian 149 km/liter.
- Peringkat 2 pada KMHE 2018 di Padang dengan capaian 469 km/liter.
- Juara 1 Prototype Listrik pada KMHE 2019 di Malang dengan capaian 258 km/kWh.
- Peringkat 3 Prototype Gasoline pada KMHE 2019 di Malang dengan capaian 535 km/liter.
- Juara 1 Kategori Prototype Kriteria Perancangan Body dan Sasis pada KMHE 2020 di Depok.
- Juara 1 Kategori Prototype Kriteria Sistem Kemudi dan Pengereman pada KMHE 2020 di Depok.
- Peringkat 2 Prototype Listrik pada KMHE 2021 di Surabaya dengan capaian 428 km/kWh.
- Peringkat 3 Prototype Listrik pada KMHE 2022 di Surabaya dengan capaian 395 km/kWh.
- Peringkat 3 Prototype Gasoline pada KMHE 2022 di Surabaya dengan capaian 607 km/liter.
- Juara 2 Asia Prototype Listrik pada Shell Eco-marathon Asia Pacific and Middle East 2022 di Lombok, Indonesia, dengan capaian 528 km/kWh.
- Peringkat 5 Asia Urban Gasoline pada Shell Eco-marathon Asia Pacific and Middle East 2022 di Lombok dengan capaian 177 km/liter.
- Peringkat 5 Asia Prototype Listrik pada Shell Eco-marathon Asia Pacific and the Middle East 2023 di Lombok dengan capaian 549 km/kWh.
- Peringkat 4 nasional Prototype Listrik pada KMHE 2023 di Ancol, Jakarta, dengan capaian 688,32 km/kWh.
- Peringkat 4 nasional Urban Gasoline pada KMHE 2023 di Ancol, Jakarta, dengan capaian 242,5 km/liter.
- Peringkat 4 Asia Urban Gasoline pada Shell Eco-marathon Asia Pacific and the Middle East 2024 di Lombok dengan capaian 195 km/liter.
- Juara 1 Asia Virtual Off-track Kategori Simulate to Innovate pada Shell Eco-marathon Asia Pacific and the Middle East 2024 di Lombok.
- Peringkat 2 Prototype Gasoline pada KMHE 2024 di Ancol, Jakarta, dengan capaian 554,76 km/liter.
- Peringkat 7 Urban Listrik pada KMHE 2024 di Ancol, Jakarta, dengan capaian 150,97 km/kWh.
- Juara 1 Asia Virtual Off-track Kategori Data and Telemetry pada Shell Eco-marathon Asia Pacific and the Middle East 2025 di Doha, Qatar.
- Peringkat 4 Asia Prototype Gasoline pada Shell Eco-marathon Asia Pacific and the Middle East 2025 di Doha, Qatar, dengan capaian 600 km/liter.
- Peringkat 3 Prototype Gasoline pada KMHE 2025 di Universitas Jember dengan capaian 508,635 km/liter.
- Peringkat 4 Urban Listrik pada KMHE 2025 di Universitas Jember dengan capaian 197,571 km/kWh.
- Peringkat 5 Asia Urban Listrik pada Shell Eco-marathon Qatar 2026 di Doha, Qatar, dengan capaian 180 km/kWh.
Rangkaian prestasi tersebut memperlihatkan perjalanan Batavia Team dalam mengembangkan teknologi kendaraan hemat energi dari waktu ke waktu. Dengan memadukan riset, kompetisi, edukasi, dan pengabdian kepada masyarakat, Batavia Team UNJ terus memperkuat perannya sebagai wadah inovasi mahasiswa sekaligus bagian dari upaya mendorong pengembangan teknologi otomotif dan mobilitas yang lebih efisien serta berkelanjutan.