Mengenal LCU UNJ, Lembaga yang Melayani Kursus Bahasa, hingga Tes Sertifikasi Internasional

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Kembali Pertahankan Predikat “Badan Publik…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Batavia Team UNJ Raih Juara 5 Kategori Battery Electric di Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026

Comdev Program EQUITY UNJ Hadirkan Trauma Healing bagi Siswa di Daerah Rawan Bencana Cianjur

FT UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Revitalisasi Kurikulum Berbasis OBE dan Kebutuhan Dunia Kerja

FEB UNJ Jajaki Peluang Kerja Sama Internasional dalam Pertemuan Strategis dengan Kedutaan Prancis

FBS UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Cetak Lulusan Adaptif dan Kompetitif

Jakarta, Humas UNJ — Di tengah meningkatnya peluang global, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu kunci utama dalam pendidikan, dunia kerja, dan pengembangan diri. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menghadirkan Pusat Bahasa UNJ, atau dikenal secara internasional sebagai Language Center of UNJ (LCU). LCU UNJ sebagai pusat layanan kebahasaan yang terbuka bagi sivitas akademika maupun masyarakat umum. Layanan yang disediakan mencakup kursus bahasa, pelatihan akademik, hingga tes sertifikasi internasional.

LCU UNJ memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada 22 Desember 1997 dengan nama UPT Pelayanan Bahasa. Awalnya, lembaga ini hanya melayani kebutuhan internal kampus. Namun seiring waktu dan perubahan nomenklatur, UPT Bahasa UNJ bertransformasi menjadi Pusat Bahasa UNJ pada tahun 2024, bertepatan dengan perubahan status UNJ menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Kemudian dari Pusat Bahasa berganti nama menjadi LCU. Di mana Language Center of UNJ dipilih sebagai identitas internasional untuk menjangkau klien global.

“Sejak awal, kami hadir untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui layanan kebahasaan. Namun, kini peran kami semakin luas, tidak hanya untuk sivitas akademika, tetapi juga masyarakat umum dan mitra internasional,” ujar Tia Ristiawati, Kepala Pusat Bahasa UNJ.

LCU UNJ memiliki visi menjadi penyedia layanan kebahasaan yang inovatif, terpercaya, dan bersinergi dalam mendukung UNJ menuju universitas bereputasi di Asia. Visi tersebut diwujudkan melalui misi strategis, antara lain peningkatan mutu sumber daya manusia, pengembangan kurikulum bersama lembaga pendidikan, serta penyelenggaraan penelitian dan forum ilmiah kebahasaan.

“Bahasa adalah pintu menuju dunia yang lebih luas. Melalui pembinaan keterampilan bahasa, kami ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum,” tambah Tia.

LCU UNJ menyediakan layanan kebahasaan dalam dua kategori, yaitu profitabel dan non-profitabel. Layanan profitabel meliputi kursus bahasa asing (Inggris, Arab, Jepang, Mandarin, Prancis, dan Jerman), kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), TOEFL Preparation, hingga English for Academic Purposes (EAP).

Selain itu, LCU UNJ juga menyelenggarakan berbagai tes sertifikasi nasional dan internasional, seperti TEP UNJ, TOEFL® ITP, IELTS, TOEIC®, JLPT-Like UNJ, dan UBI-PA UNJ. Sertifikat yang diterbitkan dapat digunakan untuk keperluan studi, pekerjaan, maupun imigrasi.

“Kami ingin menjadi one-stop language service. Siapa pun yang datang ke Pusat Bahasa UNJ dapat memperoleh kursus, pelatihan akademik, hingga tes sertifikasi yang dibutuhkan,” jelas Tia.

Layanan non-profitabel diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial, seperti Joyful Learning Activities, Hello, Words!, dan Pemetaan Kemampuan Bahasa Inggris (PKBI) bagi mahasiswa baru UNJ.

Menghadapi era digital, Pusat Bahasa UNJ terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi. Pembelajaran daring, penggunaan Learning Management System (LMS), dan tes berbasis komputer menjadi bagian dari strategi modernisasi layanan.

“Saat ini semuanya serba cepat dan digital. Kami tidak bisa hanya mengandalkan metode konvensional. Karena itu, kami telah beralih ke platform daring yang memungkinkan pembelajaran lebih fleksibel dan menjangkau lebih luas,” terang Tia.

LCU UNJ juga aktif menjalin kerja sama dengan lembaga bahasa di dalam dan luar negeri. Kerja sama ini bertujuan memperluas promosi serta menghadirkan tenaga ahli sesuai kebutuhan.

Beberapa program unggulan LCU UNJ antara lain TOEFL Preparation, TEP UNJ, dan English Program for Postgraduate Students (EPPS) yang dirancang khusus bagi mahasiswa magister dan doktor di Pascasarjana UNJ.

“Program unggulan ini kami rancang sesuai kebutuhan riil, baik akademik maupun profesional. Dengan begitu, layanan kami benar-benar mendukung perkembangan peserta,” ujar Tia.

Meski telah berkembang pesat, Pusat Bahasa UNJ tetap menghadapi tantangan, seperti persaingan dengan lembaga bahasa swasta dan platform daring, serta kebutuhan penyesuaian kurikulum dengan latar belakang peserta yang beragam.

Tia menegaskan bahwa strategi utama LCU UNJ adalah manajemen perubahan. “Kami menerapkan strategi perubahan mulai dari tahap persiapan, implementasi, hingga evaluasi. Prinsipnya, kami harus adaptif, fleksibel, dan cepat dalam merespons tantangan,” katanya.

Dengan layanan yang lengkap, inovasi teknologi, dan strategi adaptif, Pusat Bahasa UNJ optimistis dapat menjadi pusat rujukan kebahasaan terdepan di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin LCU UNJ tidak hanya dikenal di lingkungan kampus, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat luas. Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga akses menuju peluang dan masa depan,” pungkas Tia.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan Pusat Bahasa UNJ dapat diakses melalui situs web languagecenter.unj.ac.id atau media sosial resmi: Instagram (@uptbahasaunj), X (@uptbahasaunj), dan Facebook (@uptbahasaunj).