Bandung Barat, Humas UNJ— Karang Taruna Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) bertajuk Peningkatan Kreativitas Karang Taruna melalui Produksi Puisi dan Musikalisasi Puisi dengan Media TikTok dan YouTube. Kegiatan ini merupakan bagian dari hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendikbudristek, dengan ketua pengusul Nurita Bayu Kusmayati, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas generasi muda melalui karya sastra dan pemanfaatan media digital. Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Program ini selaras dengan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya pada poin keempat tentang penguatan SDM, sains, teknologi, pendidikan, dan pemuda. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Desa Tanimulya memiliki satu organisasi Karang Taruna tingkat desa dengan 25 pengurus, serta 25 unit Karang Taruna yang tersebar di 25 rukun warga. Jumlah ini belum sebanding dengan populasi usia produktif (18–56 tahun) yang mencapai 16.875 jiwa. Oleh karena itu, pembinaan dan pelatihan bagi pengurus Karang Taruna menjadi penting untuk membangun sistem organisasi yang berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan diskusi penjajakan program bersama mitra di ruang Karang Taruna Wahana Bhakti. Hasil diskusi menunjukkan perlunya peningkatan kreativitas dan produktivitas anggota Karang Taruna melalui pelatihan menulis puisi dan musikalisasi puisi.
Pelatihan menulis puisi dilaksanakan pada 19 Oktober 2025 dengan narasumber Nurita Bayu Kusmayati dan Ari Kartini dari perguruan tinggi mitra. Peserta dibekali teknik dasar penulisan puisi dan langsung mempraktikkannya.
“Karang Taruna di Desa Tanimulya dengan populasi usia produktif yang cukup tinggi memiliki potensi untuk menghasilkan karya yang produktif, inspiratif yang bisa dijadikan sebagai sarana edukasi melalui produksi puisi dan musikalisasi puisi. Gagasan, ide, imajinasi dituangkan dalam bentuk tulisan puisi kemudian dikembangkan dalam bentuk musikalisasi puisi. Hasil karya tersebut diunggah ke medsos Tiktok dan YouTube agar dapat dinikmati atau diapresiasi khalayak umum. Selain meningkatkan kreativitas, karya yang diunggah di medsos berpotensi menjadi income bagi karang taruna. Oleh karena itu, saya mengajak karang taruna berkreasi mencipta puisi dan musikalisasi puisi”. Ujar Nurita Bayu Kusmayati.
Selanjutnya, pelatihan musikalisasi puisi digelar pada 30 Oktober 2025 dengan narasumber Nurita Bayu Kusmayati, dan Tedi Heriadi, dosen sekaligus praktisi musikalisasi puisi. Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta, termasuk mahasiswa dari UNJ dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Acara dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Desa Tanimulya, Iyan Sopiyan, serta perwakilan Karang Taruna Wahana Bhakti, Eko Miftah.
Peserta mendapatkan materi dan praktik langsung musikalisasi puisi, dilanjutkan dengan refleksi dan testimoni. Hasil karya kemudian ditampilkan dalam lokakarya tingkat desa, melibatkan unit Karang Taruna dari 25 rukun warga. Karya-karya tersebut diunggah ke platform YouTube dan TikTok sebagai bentuk aktualisasi diri dan potensi ekonomi berkelanjutan.
Pemanfaatan media digital seperti YouTube dan TikTok dinilai sangat relevan dengan karakteristik generasi muda. YouTube memiliki lebih dari satu miliar pengguna, mayoritas berusia 18–34 tahun, dengan rata-rata waktu menonton 59 menit per hari. Sementara TikTok, dengan durasi video pendek 15–60 detik, menjadi platform favorit Gen Z untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas.
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Desa Tanimulya diharapkan mampu menjadi pionir dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan diri, organisasi, dan masyarakat sekitar.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada DPPM Kemendikbudristek, LPPM UNJ, tim P2M, Karang Taruna Wahana Bhakti, serta Pemerintah Desa Tanimulya atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan kegiatan ini.