Perkuat Kontribusi Alumni bagi Ibu Kota, PP IKA UNJ Jajaki Kemitraan Strategis dengan Pemprov DKI Jakarta

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Refleksi Hardiknas Dalam Kilasan Pemikiran Tiga…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Dosen FT UNJ Latih UMKM Jatinegara Kaum Kembangkan Produk Singkong dan Pemasaran Digital

Dosen FT UNJ Latih Kader PKK Jatinegara Kaum Jadi Affiliate TikTok

Dua Mahasiswa UNJ Melaju ke Pilmapres Nasional 2026

Dosen UNJ Bekali Warga Kampung Melayu Keterampilan Jahit dan Pemasaran Digital

FEB UNJ Terima Benchmarking Pengembangan Magister Manajemen UAI

Jakarta, Humas UNJ – Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Jakarta (PP IKA UNJ) periode 2026–2030 melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Jumat, 12  Juni 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan strategis antara alumni UNJ dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna mendukung pembangunan Ibu Kota yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif tersebut membahas berbagai peluang kerja sama di bidang pendidikan, riset, lingkungan, pembangunan sosial, hingga penguatan tata kelola perkotaan. Kedua belah pihak sepakat untuk merumuskan berbagai program kolaboratif yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jakarta.

Ketua Umum PP IKA UNJ, Sugeng Suparwoto, menegaskan bahwa alumni UNJ memiliki tanggung jawab moral untuk turut berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan yang dihadapi Jakarta. Menurutnya, sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri yang berlokasi penuh di Jakarta, UNJ dan para alumninya memiliki kedekatan historis sekaligus komitmen kuat terhadap kemajuan kota.

“UNJ siap membantu berbagai program Pemda DKI Jakarta agar dapat berjalan lebih efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan. Sebagai alumni kampus negeri di Jakarta, kami berkomitmen memberikan dukungan dan kontribusi terbaik bagi pembangunan Jakarta,” ujar Sugeng.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia menyambut baik inisiatif PP IKA UNJ untuk berkolaborasi dalam menjawab tantangan pembangunan kota metropolitan yang semakin kompleks.

Menurut Pramono, isu lingkungan dan konektivitas transportasi menjadi dua bidang prioritas yang membutuhkan dukungan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kalangan akademisi dan alumni perguruan tinggi.

“Saya menerima baik IKA UNJ. Saya berharap kerja sama ini dapat fokus pada isu zero waste dan konektivitas transportasi. Para penerima KJMU yang setiap tahun mencapai ribuan mahasiswa di UNJ dapat dilibatkan dalam riset-riset yang berkaitan dengan lingkungan dan transportasi. Pemprov DKI selalu mendukung UNJ, bahkan penerima KJMU terbesar berasal dari UNJ,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Gubernur DKI Jakarta dijadwalkan hadir sebagai pembicara utama dalam Seminar Nasional bertajuk “Jakarta Menuju Lima Abad: Dinamika Metropolitan dan Masa Depan Indonesia” yang akan diselenggarakan oleh PP IKA UNJ dalam rangka Dies Natalis UNJ pada 27 Juni 2026 mendatang.

Selain itu, PP IKA UNJ juga tengah menyiapkan sejumlah program strategis untuk mendukung perayaan lima abad Jakarta. Di antaranya adalah penyusunan buku hasil riset mengenai dinamika toleransi beragama di Jakarta selama lima abad serta pengembangan program kelurahan binaan di wilayah Kepulauan Seribu sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi alumni.

Melihat besarnya potensi sinergi yang dapat dikembangkan, PP IKA UNJ dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepakat untuk menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut melalui penyusunan kesepakatan kemitraan strategis. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi dan solusi berbasis riset yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing tinggi menjelang usia lima abad.