Persaingan Sengit Warnai Pertandingan di Lapangan Tenis Sport Complex FIKK UNJ

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Perluas Kolaborasi Program Mobilitas Internasional 2026,…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Peserta Disabilitas Nyaman Ikuti UTBK di UNJ, Relawan Beri Pendampingan Penuh

Ormawa dan Opmawa UNJ Hadiri Pengukuhan dan Rakernas IKA UNJ Periode 2026–2030

Mifdatul Azahra, Atlet Renang Berprestasi yang Raih Predikat Wisudawan Terbaik FIKK UNJ

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

Jakarta – Humas UNJ. Rangkaian Kejuaraan Tenis Profesor Nasional 2025 terus berlanjut dengan pertandingan seru yang digelar di Lapangan Tenis Sport Complex Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Kampus B.

Setelah meninjau pertandingan di Lapangan Tenis At-Taqwa, Rektor UNJ, Prof. Komarudin, melanjutkan kunjungannya ke Sport Complex FIKK UNJ untuk memantau langsung jalannya pertandingan di lokasi tersebut. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap kelancaran dan semangat sportivitas dalam kejuaraan ini.

Di arena ini, pertandingan berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Empat pasang dalam satu pool bertanding, di antaranya Pool B dan Pool O, yang masing-masing diisi oleh empat pasangan ganda putra—menjadikannya lebih kompetitif dibanding grup lainnya.

Pertandingan yang digelar sejak pagi hingga sore hari menghasilkan dua pasangan terbaik dari masing-masing pool yang berhak melaju ke babak selanjutnya.
Dari Pool B, pasangan:

  • Prof. Anton Komani dan Prof. Muhammad Sazeli Rifki
  • Prof. Muhammad Harlanu dan Prof. Masrukhi

Sementara dari Pool O, pasangan:

  • Prof. Agus Setiawan dan Prof. Agus Subagio
  • Prof. Misnen Ardiansyah dan Prof. Unggul Priyadi

Keempat pasangan tersebut berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya yang akan digelar pada 21 Juni 2025.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan olahraga, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama profesor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Semangat sportivitas dan kebersamaan menjadi nilai utama yang terus dijaga sepanjang turnamen.