JAKARTA, Humas UNJ – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (FIP UNJ) menerima kunjungan dua mahasiswa Capitol University, Filipina, melalui program pertukaran internasional SEA Teacher. Louiza Wyne mengunjungi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada Rabu (7/10/26), sedangkan Mikaela Sajar Ale mengunjungi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) pada Jumat (9/10/26).


Kunjungan Louiza di Kampus E UNJ, Setiabudi, Jakarta Selatan, didampingi oleh Koordinator Program Studi PGSD Nina Nurhasanah, dosen Venna Sari, dan perwakilan mahasiswa. Kegiatan meliputi pengenalan program studi, campus tour, serta diskusi mengenai kreativitas akademik, personal branding, dan pemanfaatan media pembelajaran digital bagi calon guru sekolah dasar.
Koordinator Program Studi PGSD, Nina Nurhasanah, menyampaikan bahwa program pertukaran mahasiswa menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan calon pendidik mengenai praktik pendidikan lintas negara.
“Melalui SEA Teacher, mahasiswa dapat bertukar pengalaman dan gagasan mengenai pembelajaran, sekaligus mengenal perspektif pendidikan dari negara lain. Pengalaman ini diharapkan mendorong calon guru menjadi lebih kreatif, adaptif, dan terbuka terhadap inovasi pendidikan,” ujar Nina.


Sementara itu, Mikaela mengunjungi Kampus A UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, dengan didampingi Koordinator Program Studi PGPAUD Sri Wulan dan Endah Windiastuti. Dalam kunjungan tersebut, Mikaela diperkenalkan dengan lingkungan akademik PGPAUD dan Laboratorium Taman Tumbuh Kembang Anak (TTKA). Ia juga berinteraksi dengan mahasiswa untuk bertukar pengalaman mengenai kehidupan akademik dan praktik pendidikan anak usia dini di Indonesia dan Filipina.
Koordinator Program Studi PGPAUD, Sri Wulan, menuturkan bahwa interaksi internasional dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam memahami beragam pendekatan pendidikan anak usia dini.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal praktik pendidikan dari perspektif yang berbeda dan berbagi pengalaman lintas budaya. Kami berharap interaksi ini dapat memperluas wawasan serta mendorong calon pendidik anak usia dini untuk terus mengembangkan kompetensi dan inovasi pembelajaran,” ujar Sri Wulan.


Melalui program SEA Teacher, FIP UNJ terus mendorong penguatan jejaring akademik internasional dan peningkatan kompetensi calon pendidik yang profesional, inovatif, serta berdaya saing global. Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.