
Semarang, Humas UNJ – Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX tahun 2025 resmi dibuka pada Jumat, 19 September 2025, di Gedung Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Kota Semarang. Acara pembukaan yang penuh semarak ini dibuka langsung oleh Prof. Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI).
POMNAS XIX tahun 2025 berlangsung pada 19 hingga 27 September 2025 di dua kota besar Jawa Tengah, yakni Semarang dan Solo. Ajang olahraga mahasiswa terbesar di Indonesia ini mempertandingkan 17 cabang olahraga (cabor) dan 4 cabor eksibisi, yaitu kabaddi, pickleball, sepatu roda, dan woodball.
Dalam sambutannya, Prof. Brian Yuliarto menegaskan bahwa POMNAS bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan sportivitas, daya juang, dan kebanggaan sebagai insan perguruan tinggi. “Melalui POMNAS, kita mendorong prestasi, memperkuat karakter, dan mewujudkan Kampus Berdampak bagi bangsa,” ujarnya.
POMNAS XIX 2025 mencatat partisipasi luar biasa dengan hadirnya lebih dari 3.000 atlet mahasiswa dari perguruan tinggi di 36 provinsi se-Indonesia. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta, yang sejak POMNAS I tahun 1990 hingga POMNAS XVIII tahun 2023 selalu berhasil menjadi Juara Umum. Untuk POMNAS XIX 2025 ini, DKI Jakarta kembali menargetkan mempertahankan tradisi Juara Umum tersebut.

Sebagai salah satu bagian penting dari kontingen DKI Jakarta, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tampil dengan mengirimkan 112 atlet mahasiswa. Jumlah mahasiswa UNJ ini terbesar dibandingkan perguruan tinggi lain di ibu kota yang memperkuat kontingen DKI Jakarta. Dari total 280 atlet kontingen DKI Jakarta, para atlet UNJ akan berlaga di 15 cabang olahraga, antara lain: Atletik, Bola Voli Indoor, Bola Voli Pasir, Bulutangkis, Catur, Karate, Panahan, Panjat Tebing, Pencak Silat, Petanque, Renang, Sepaktakraw, Taekwondo, Tarung Derajat, dan Wushu.
Para atlet mahasiswa UNJ ini menargetkan untuk semua Cabor yang diikuti meraih juara dan menyumbangkan medali Juara Umum untuk DKI Jakarta, sekaligus menjaga tradisi prestasi UNJ di ajang olahraga nasional.

Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ yang turut hadir bersama pimpinan UNJ lainnya dalam pembukaan POMNAS XIX 2025, memberikan motivasi khusus bagi para atlet mahasiswa UNJ.
“UNJ bangga menjadi bagian dari kontingen DKI Jakarta. Dengan semangat juang dan kerja keras, saya yakin atlet-atlet UNJ mampu menyumbangkan prestasi terbaik dan bisa menyumbangkan medali untuk meraih Juara Umum untuk DKI Jakarta. Mari jadikan POMNAS bukan hanya arena kompetisi, tetapi juga ajang menunjukkan karakter unggul mahasiswa UNJ yang tangguh, sportif, dan berdampak,” ungkap Prof. Komarudin.

Sementara itu Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni sekaligus Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) DKI Jakarta mengatakan bahwa UNJbangga dapat mengirimkan 112 atlet mahasiswa untuk memperkuat kontingen DKI Jakarta di POMNAS XIX 2025. Jumlah ini merupakan yang terbesar di antara perguruan tinggi di ibu kota, dan menjadi bukti nyata komitmen UNJ dalam melahirkan atlet mahasiswa berprestasi.Sebagai Ketua BAPOMI DKI Jakarta, saya menegaskan bahwa target kita bukan hanya mempertahankan tradisi Juara Umum yang sudah diraih sejak POMNAS pertama, tetapi juga memperkuat prestasi dengan semangat sportivitas dan daya juang yang tinggi. Saya percaya mahasiswa UNJ mampu menunjukkan karakter unggulnya di arena, menyumbangkan medali, dan membawa kejayaan bagi DKI Jakarta sekaligus mengharumkan nama UNJ, ungkap Prof. Ifan Iskandar.
Selain memperebutkan gelar juara nasional, POMNAS XIX 2025 juga menjadi gerbang menuju level internasional. Juara Umum POMNAS akan mewakili Indonesia di ajang ASEAN University Games (AUG) dan berkesempatan melanjutkan kiprah di kompetisi tingkat dunia.
Dengan dukungan penuh, semangat sportivitas, serta komitmen mencetak prestasi, POMNAS XIX 2025 tidak hanya menjadi pesta olahraga mahasiswa, tetapi juga momen kebangkitan olahraga perguruan tinggi Indonesia menuju panggung global.