Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menggelar Wisuda Semester 122 Gelombang Pertama Tahun Akademik 2024/2025 Sesi Ketiga di Gedung Olahraga (GOR) UNJ pada 8 Oktober 2025. Dalam prosesi yang penuh khidmat ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan pesan mendalam kepada para lulusan agar senantiasa menjadikan integritas, inovasi, dan dedikasi sebagai kompas moral dalam meraih sukses yang autentik.
Dalam sambutannya, Prof. Komarudin mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan beserta keluarga. Ia menegaskan bahwa momen wisuda adalah kebahagiaan bersama yang lahir dari doa, pengorbanan, dan perjuangan panjang.
“Renungkan dan rasakan dalam-dalam, betapa bahagianya keluarga Anda hari ini. Tidak sedikit yang meneteskan air mata syukur, bahagia, dan bangga. Bagi orang tua atau keluarga yang telah tiada, insya Allah mereka tersenyum bahagia menyaksikan pencapaian kalian hari ini,” ucapnya.

Mengangkat tema pidato “Meraih Sukses yang Autentik”, Rektor UNJ dihadapan 590 wisudawan dari tiga fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), serta Fakultas Psikologi (FPsi), menjelaskan bahwa sukses sejati dibangun di atas tiga pilar utama.
Pertama, Integritas. Integritas adalah konsistensi antara kata, tindakan, dan nilai moral. Tanpa integritas, semua keberhasilan kehilangan makna autentiknya. Dengan integritas, keberhasilan menjadi nyata, kokoh, dan bermanfaat. Para wisudawan, peganglah integritas dalam setiap keputusan hidup. Di tempat kerja, integritas akan membuat kalian dipercaya. Di masyarakat, integritas akan membuat kalian dihormati. Di hadapan bangsa, integritas akan membuat kalian dikenang sebagai generasi yang menjaga martabat bangsa.
Kedua, Inovasi. Kita hidup di era disrupsi, ketidakpastian dan liquid, di mana perubahan begitu cepat dan hampir tidak ada yang benar-benar stabil. Dalam situasi seperti ini, inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Tanpa inovasi, kita akan tertinggal. Para wisudawan, bawalah semangat inovasi ke setiap bidang yang kalian tekuni. Jadilah problem solver yang tidak hanya berpikir tentang kepentingan diri sendiri, tetapi juga kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Ketiga, Dedikasi. Keberhasilan sejati bukan hanya untuk diri semata, melainkan untuk sesama. Dengan dedikasi, kesuksesan pribadi berubah menjadi warisan sosial. Para wisudawan, dedikasi dapat kita mulai dari hal sederhana, dengan berbagi, membimbing, atau menjadi teladan etos kerja di lingkungan keluarga, lingkungan kerja dan Masyarakat.
“Kesuksesan yang autentik bukan hanya hak, tetapi juga tanggung jawab kepada almamater, masyarakat, bangsa, dan dunia,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Rektor juga memberikan apresiasi kepada sejumlah wisudawan berprestasi yang mengharumkan nama UNJ, di antaranya:
- Rajwa Rajendra Sudarsana (FEB), Juara 1 Trading Competition pada 24th International Capital Market Student Studies (ICMSS), UI, 2025.
- Devi Chairunisyah Lubis (FEB), delegasi The Al Sharq 8th Youth International Conference and Network Members Camp 2024 dengan proyek “Empowering Displaced People Through Vocational and Language Training”.
- Dimas Ramadhani (FISH), Juara I Olimpiade HARDIKNAS bidang Geografi, 2022.
- Praventyasari Mutiara (FISH), Harapan I Winaction English Speech Competition, 2023.
- Nabilla Rahman (FPsi), peraih 1 emas dan 1 perak cabang olahraga Sepatu Roda pada PON XXI Aceh, 2024.
- Alda Riyani Arisman (FPsi), peraih perak cabang olahraga Sepatu Roda pada Pekan Olahraga Provinsi XIV Jawa Barat, 2022.
Menutup sambutannya, Prof. Komarudin menyampaikan kisah inspiratif tentang Odysseus dalam mitologi Yunani sebagai refleksi perjalanan hidup.
“Odysseus mengajarkan kita bahwa kesuksesan sejati bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi hasil dari integritas yang kokoh, inovasi yang cerdas, dan dedikasi yang tulus. Dengan tiga pilar ini, para wisudawan UNJ akan mampu sampai pada ‘Ithaca’ masing-masing—yakni keberhasilan yang bermanfaat bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan dunia,” pungkasnya.