Teguhkan Komitmen Kampus Inklusif dan Berkelanjutan, Mahasiswa Baru Disabilitas Turut Semarakkan PKKMB UNJ 2025

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Jadi Pelopor dalam Pendidikan Bisnis Digital…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Kunjungi UNJ, BNN Ajak Kolaborasi Perkuat Pencegahan Narkotika di Lingkungan Pendidikan

Konsistensi Inovasi dan Publikasi Angkat UNJ ke Peringkat 2.148 Dunia dan 32 Nasional Versi Webometrics 2026

Perkuat Jejaring Global Calon Guru, FBS UNJ Sambut Delegasi Internasional SEA Teacher Batch 11 Tahun 2026

Teguhkan Kebersamaan dalam Semangat Idulfitri, UNJ Gelar Halalbihalal

Perkuat Kolaborasi Lintas Kampus, Dekan FT UNJ Hadiri Rakernas Forum Dekan Teknik Se-Indonesia

Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025 pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Stadium Baseball Rawamangun, Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 8.992 mahasiswa baru, termasuk 50 mahasiswa penyandang disabilitas yang hadir dengan penuh semangat menapaki langkah awal dalam perjalanan akademik mereka.

PKKMB UNJ 2025 mengusung tema “Edukasi untuk Bumi Lestari” dengan tagline “Hijau Kampusku, Hijau Bumiku”. Tema ini bukan hanya menekankan kesadaran ekologis, tetapi juga mencerminkan komitmen UNJ dalam membangun kampus yang inklusif, ramah, dan memberi ruang setara bagi seluruh mahasiswa. Kegiatan PKKMB berlangsung dari 19–28 Agustus 2025, mencakup pengenalan akademik, pembinaan karakter, hingga aksi peduli lingkungan.

Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa baru penyandang disabilitas yang turut mengikuti PKKMB. Menurutnya, inklusivitas adalah bagian penting dari visi UNJ sebagai perguruan tinggi yang berkeadilan.

“Hari ini, kita melihat semangat yang luar biasa dari seluruh mahasiswa baru, termasuk para penyandang disabilitas. Kehadiran mereka adalah bukti bahwa pendidikan tinggi harus terbuka bagi semua. Jangan pernah merasa terbatasi, karena keberagaman justru memperkuat keluarga besar UNJ. Mari bersama-sama kita wujudkan Edukasi untuk Bumi Lestari demi masa depan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Komarudin.

Prof. Komarudin juga menegaskan bahwa mahasiswa UNJ harus saling mendukung, menumbuhkan empati, serta menjadikan kampus sebagai ruang belajar yang setara bagi semua kalangan.

Sementara itu, Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, menambahkan bahwa mahasiswa penyandang disabilitas memiliki potensi besar untuk berprestasi di berbagai bidang. UNJ, katanya, berkomitmen menyediakan fasilitas dan pendampingan agar mereka dapat berkembang optimal.

“Disabilitas bukan hambatan untuk bermimpi dan berprestasi. UNJ akan selalu mendampingi dengan berbagai program dan fasilitas agar semua mahasiswa, tanpa terkecuali, dapat tumbuh menjadi pribadi cerdas, peduli, dan berdaya saing global. Tagline Hijau Kampusku, Hijau Bumiku juga mengingatkan kita semua bahwa kepedulian harus meliputi sesama manusia sekaligus bumi yang kita tinggali,” jelas Prof. Ifan.

Prof. Ifan Iskandar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan Relawan Disabilitas UNJ dalam menciptakan suasana kampus yang ramah dan inklusif.

Salah satu mahasiswa baru penyandang disabilitas, Rani, mengungkapkan rasa bangga dan semangatnya bisa menjadi bagian dari keluarga besar UNJ.

“Saya sangat bersyukur dapat diterima di UNJ dan mengikuti PKKMB bersama teman-teman lainnya. Kehadiran Relawan Disabilitas UNJ yang mendampingi kami membuat saya semakin percaya diri untuk belajar dan beraktivitas. Saya ingin membuktikan bahwa disabilitas bukan penghalang untuk berkontribusi bagi kampus dan bangsa,” kata Rani penuh semangat.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa penyandang disabilitas mendapatkan pendampingan langsung dari Relawan Disabilitas UNJ. Tim ini memastikan seluruh rangkaian PKKMB dapat diikuti dengan nyaman, aman, dan setara oleh mahasiswa disabilitas, mulai dari akses informasi, mobilitas, hingga kegiatan lainnya. Kehadiran relawan menjadi bukti nyata komitmen UNJ dalam mewujudkan kampus yang ramah disabilitas sekaligus memperkuat nilai inklusi sosial di lingkungan pendidikan tinggi.

Partisipasi mahasiswa baru penyandang disabilitas dalam PKKMB 2025 semakin meneguhkan UNJ sebagai World Class University dan sekaligus World Impact University yang mengedepankan keberlanjutan dan inklusivitas. Dengan tema “Edukasi untuk Bumi Lestari”, UNJ tidak hanya membekali mahasiswa baru dengan wawasan akademik, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial, keberagaman, dan tanggung jawab ekologis.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan relawan, UNJ bertekad menjadi rumah bagi semua generasi muda yang ingin belajar, berinovasi, dan memberi dampak positif bagi bumi dan kemanusiaan.