Tembus 63 Ribu Pendaftar, UNJ Masuk 10 Besar PTN Akademik dengan Peminat Terbanyak SNBT 2026

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Referensi Daftar Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat Literasi Data Digital Mahasiswa, Prodi Ilkom FISH UNJ Gandeng Ivosights Bahas Social Listening dan Emotion Analysis

FEB UNJ Gelar Workshop Ekoeduwisata untuk Perkuat Daya Saing Kampung Wisata Jatinegara Kaum

Buktikan Daya Saing Akademik, Mahasiswa Prodi Fisika FMIPA UNJ Raih Medali Perak pada ONMIPA-PT 2026

Prodi S2 MPT SPs UNJ Gelar Webinar Good University Governance untuk Perkuat Kampus Berdampak

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, KLH/BPLH Gandeng SPs UNJ Bahas Penanganan Sampah Laut

Jakarta, Humas UNJ – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi mengumumkan daftar 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik dan Vokasi dengan jumlah peminat terbanyak pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dalam acara konferensi pers pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam pengumuman tersebut, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berhasil masuk dalam jajaran 10 besar PTN Akademik dengan peminat terbanyak di Indonesia.

Pada pelaksanaan SNBT 2026, jumlah peminat UNJ tercatat mencapai 63.003 pendaftar. Capaian tersebut menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2025, jumlah peminat SNBT UNJ mencapai 61.646 pendaftar, tahun 2024 sebanyak 59.673 pendaftar, tahun 2023 sebanyak 43.388 pendaftar, dan tahun 2022 sebanyak 39.431 pendaftar.

Peningkatan signifikan tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan, reputasi akademik, serta pengembangan inovasi dan prestasi yang terus dibangun UNJ di tingkat nasional maupun internasional. Selain dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di bidang pendidikan, UNJ juga terus memperluas penguatan akademik melalui riset, kolaborasi global, pengembangan teknologi pembelajaran, hingga program-program yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan Kampus Berdampak.

Tingginya jumlah peminat pada jalur SNBT 2026 juga menunjukkan bahwa UNJ semakin dipandang sebagai perguruan tinggi yang mampu menjawab tantangan dunia kerja dan kebutuhan generasi muda di era transformasi digital. Berbagai program studi di UNJ terus memperkuat kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), serta pengembangan kompetensi mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global.

Pada kesempatan ini Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, meningkatnya jumlah peminat menjadi bukti bahwa masyarakat semakin percaya terhadap kualitas pendidikan dan transformasi yang terus dilakukan UNJ sebagai perguruan tinggi negeri berbasis inovasi dan kolaborasi global.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika UNJ dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdampak. Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi UNJ untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, inovasi, serta pengembangan karakter mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Komarudin.

Sementara itu, Plh. Rektor UNJ sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Ifan Iskandar, menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi momentum penting bagi UNJ untuk terus memperkuat transformasi kelembagaan menuju perguruan tinggi bereputasi global.

“Kepercayaan masyarakat kepada UNJ merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama. UNJ akan terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi berdampak melalui penguatan akademik, kolaborasi internasional, inovasi riset, serta pengembangan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ujar Prof. Ifan Iskandar.

Capaian ini sekaligus mempertegas posisi UNJ sebagai salah satu perguruan tinggi negeri favorit yang semakin diminati generasi muda Indonesia dalam melanjutkan pendidikan tinggi berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.