Tiga Alumni UNJ Raih Anugerah Tanda Kehormatan Republik Indonesia dari Presiden Prabowo

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Monitoring Awal Program EQUITY, UNJ Tegaskan…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Eurasia International Course FISH UNJ Bahas AI dan Masa Depan Pendidikan Berbasis Keterampilan

FIP UNJ Gelar Guest Lecture bersama National University Philippines

Program Studi PPKN FISH UNJ Laksanakan Kolokium Internasional di Universiti Sains Malaysia

SPs UNJ Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Lewat PkM Wilayah Binaan di Nurul Iman Bogor

Prodi S2 PL dan S3 PKLH SPs UNJ Dorong Gerakan Pesantren Sehat dan Bersih Melalui Program Pengabdian di Bogor

Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali mencatatkan kebanggaan dengan diraihnya Anugerah Tanda Kehormatan Republik Indonesia oleh tiga alumninya. Penganugerahan tersebut disampaikan secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Senin (25/8/2025) di Istana Negara, Jakarta.

Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Jenderal TNI (Purn) Wiranto, yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan dinilai telah berjasa dalam bidang pertahanan dan keamanan. Wiranto merupakan alumni Program Doktoral Sekolah Pascasarjana UNJ dan  Ketua Dewan Penyantun UNJ. Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 73/TK/Tahun 2025.

Selain itu, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 74/TK/Tahun 2025, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama kepada Alm. Prof. Fahmi Idris yang telah berjasa dalam bidang pembangunan ekonomi melalui kebijakan perindustrian dan ketenagakerjaan.  Alm. Prof. Fahmi Idris dikenal sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia periode 2004–2005, dan Menteri Perindustrian periode 2005–2009 sekaligus alumni Program Doktoral Sekolah Pascasarjana UNJ.

Tak hanya itu, Juri Ardiantoro, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia sekaligus Ketua Ikatan Alumni UNJ (IKA UNJ) dan alumni Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ, juga menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Pratama berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 74/TK/Tahun 2025.

Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ, menyampaikan rasa bangga atas penghargaan kenegaraan yang diterima para alumni UNJ. Menurutnya, capaian ini mencerminkan kontribusi nyata alumni UNJ dalam pembangunan bangsa di bidang pendidikan, politik, pemerintahan, tenaga kerja, dan industri.

“Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan bagi para penerima dan termasuk keluarga almarhum Prof. Fahmi Idris, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UNJ. Semoga kiprah para alumni dapat terus memotivasi mahasiswa dan generasi muda untuk mengabdi dengan sepenuh hati kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan prestisius ini, UNJ menegaskan peran pentingnya dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa yang berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional, sejalan dengan visi UNJ menuju World Class University yang berdampak dan inklusif.