Tiga Pesan Utama Rektor UNJ dalam Rapat Kerja Penyusunan RKAT Tahun 2026

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Kisah Rovan dan Rohmat, Dua Mahasiswa…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

9 Duta Besar Hadiri Pertemuan Francophonie 2026, UNJ Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

UNJ Akselerasi SDGs ke-3 melalui Penguatan Ekosistem Kampus Sehat Mental lewat Sosialisasi PLPBK dan Pelatihan PFA

Jakarta, Humas UNJ — Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Komarudin, secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) UNJ Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Latief Hendraningrat, Kampus A UNJ, pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Prof. Komarudin menyampaikan tiga pesan utama terkait arah dan strategi penyusunan RKAT tahun mendatang. Pertama, ia menekankan bahwa pelaksanaan RKAT mengalami penyesuaian waktu seiring perubahan status UNJ dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH).

“Berdasarkan ketentuan Majelis Wali Amanat (MWA), RKAT harus ditetapkan paling lambat 60 hari sebelum akhir tahun. Artinya, pada 1 November 2025 RKAT sudah harus ditetapkan,” ujar Prof. Komarudin.

Pesan kedua yang disampaikan adalah pentingnya penyusunan program kerja yang berbasis pada pencapaian Indeks Kinerja Utama (IKU). Ia menegaskan bahwa prinsip utama dalam perencanaan adalah Problem-Based Program, yaitu perancangan program yang berangkat dari identifikasi masalah.

“Jika salah satu IKU telah tercapai, maka kita harus segera bekerja untuk mengejar IKU lainnya,” tambahnya, sembari mengingatkan fakultas agar tidak hanya berfokus pada capaian yang sudah diraih, tetapi juga mengejar indikator yang masih tertinggal.

Pesan ketiga menyangkut pengelolaan anggaran. Rektor UNJ menjelaskan bahwa besaran anggaran telah ditetapkan berdasarkan proyeksi pendapatan, dan seluruh distribusi anggaran mengalami peningkatan. “Kami telah menghitung pendapatan dan menetapkan persentasenya. Semua mengalami kenaikan,” jelasnya.

Selain itu, Prof. Komarudin juga menyoroti pentingnya komposisi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh para dosen. Ia menekankan bahwa pola proposal ke depan harus berbasis pada masalah nyata, kebutuhan masyarakat, serta memberikan manfaat dan dampak yang signifikan.

“Hal ini juga telah ditekankan oleh Mendiktisaintek dan Dirjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek bahwa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus mendukung inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjawab kebutuhan masyarakat agat menjadi kampus berdampak,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Rektor UNJ berharap seluruh rencana kerja dapat dimatangkan, direviu, dan ditetapkan selama forum rapat kerja berlangsung. Ia juga berharap pola penganggaran dan perencanaan kerja dapat semakin memacu UNJ untuk berkembang, serta mendorong fakultas dalam mengembangkan program sesuai bidang keahliannya masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Komarudin turut memberikan apresiasi atas capaian UNJ dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan rencana kerja dari para Wakil Rektor, Direktur, Dekan Fakultas, dan pimpinan unit kerja di lingkungan UNJ.