Jakarta, Humas UNJ — Badan Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Negeri Jakarta (BP3 UNJ) menyelenggarakan Pelatihan Applied Approach (AA) Batch-1 bagi para dosen UNJ. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 September 2025, bertempat di lantai 5 Gedung Ki Hajar Dewantara, Kampus UNJ.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah instruktur yang menyampaikan materi strategis terkait peningkatan kompetensi pedagogik dosen. Materi yang disampaikan antara lain:
Etika dan Moral dalam Pembelajaran oleh Prof. Rugaiyah
Pendekatan Konstruktivisme dalam Pembelajaran oleh Zarina Akbar
Penelitian Tindakan Kelas oleh Hapidin
Penjaminan Mutu Pembelajaran di Perguruan Tinggi oleh Riyadi
Pengembangan Bahan Ajar Inovatif oleh Khaerudin
Rekonstruksi Rencana Pembelajaran Semester oleh Prof. Nadiroh
Media Pembelajaran Berbasis Web oleh Lipur Sugiyanta
Performance Assessment oleh Prof. Iva Sarifah

Sebanyak 22 dosen mengikuti pelatihan batch pertama ini. Dalam laporannya, Prof. Hernawan selaku Koordinator Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kependidikan (Korpus PPSK) menyampaikan bahwa tujuan pelatihan AA adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dosen agar mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai standar pendidikan tinggi. Pelatihan ini juga menjadi salah satu syarat dalam pengajuan sertifikasi dosen.
“Antusiasme peserta sangat tinggi. Tercatat lebih dari 130 dosen mendaftar, sehingga tahun ini akan dibuka dua batch pelatihan,” ujar Prof. Hernawan.
Kepala BP3 UNJ, Prof. Johansyah Lubis, menegaskan bahwa pelatihan PEKERTI dan AA merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pedagogik sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme dosen. Ia menambahkan bahwa sertifikasi dosen bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk pengakuan atas kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Johansyah menekankan pentingnya publikasi ilmiah sebagai indikator kinerja dosen. “Publikasi di jurnal bereputasi, baik nasional maupun internasional, tidak hanya meningkatkan karier dosen, tetapi juga memperkuat visibilitas dan reputasi UNJ di dunia akademik,” tuturnya.
Dalam pelatihan ini juga dibahas peran sertifikasi dosen dalam akreditasi perguruan tinggi. Sertifikasi menjadi salah satu komponen penting dalam penilaian akreditasi. Semakin banyak dosen yang tersertifikasi, semakin tinggi pula nilai akreditasi yang dapat diraih. Oleh karena itu, UNJ terus mendorong para dosennya untuk aktif mengikuti sertifikasi guna meningkatkan mutu dan daya saing institusi.
Pelatihan Applied Approach Batch-1 ini merupakan pelatihan kedelapan yang diselenggarakan BP3 UNJ sepanjang Juli hingga September 2025. Sebelumnya, BP3 telah melaksanakan Pelatihan PEKERTI Dosen UNJ, TOT Dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG), TOT Dosen Universitas Palangka Raya (UPR), PEKERTI bagi Dosen Politeknik Pelayaran Banten, serta AA Dosen Universitas Ahmad Dahlan.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan kompetensi pedagogik dosen UNJ semakin meningkat, sehingga mampu mencetak lulusan yang berkualitas dan mendukung terwujudnya UNJ sebagai universitas terkemuka di bidang pendidikan.

Juru Foto: Asenk