Tingkatkan Kualitas Proposal Riset Inovatif Dosen, DIHSP UNJ Gelar Pelatihan Design Thinking

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Tingkatkan Kualitas Proposal Riset Inovatif Dosen,…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Delegasi UNJ Kunjungi KBRI Doha, Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Budaya dengan Qatar

Dosen FBS UNJ Raih IKAPI Award 2026, Buku “Gaza: Suatu Malam di Jakarta” Jadi Book of the Year

Debut Gemilang Prestasi Mahasiswa UNJ di World Pickleball Championship 2026

UNJ Siap Jadi Tuan Rumah Kegiatan Sidang Pleno MSA PTNBH November 2026

FIP UNJ Perkuat Publikasi Ilmiah Dosen Menuju Guru Besar

Jakarta, Humas UNJ – Direktorat Inovasi, Hilirisasi, Sistem Informasi dan Pemeringkatan Universitas Negeri Jakarta (DIHSP UNJ) menyelenggarakan Pelatihan Design Thinking pada Kamis, 25 September 2025. Kegiatan ini diikuti dosen dari berbagai fakultas dengan tujuan meningkatkan kualitas proposal penelitian agar menghasilkan luaran riset yang inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Subdirektorat Inovasi dan Hilirisasi UNJ, Taryudi, yang menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam pengembangan riset. Materi inti disampaikan oleh Susalit Setya Wibowo, Perekayasa Madya dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang memandu peserta memahami konsep serta penerapan Design Thinking dalam konteks penyusunan proposal penelitian.

Dalam pelatihan ini, peserta diarahkan untuk menyempurnakan proposal penelitian yang belum lolos pendanaan maupun mengembangkan gagasan baru melalui lima tahapan Design Thinking: empathize (memahami kebutuhan dan permasalahan), define (merumuskan masalah dengan tajam), ideate (menghasilkan alternatif solusi inovatif), prototype (membuat rancangan awal proposal yang lebih kuat), dan test (melakukan uji serta perbaikan proposal).

Peserta dibagi dalam kelompok kolaboratif lintas bidang ilmu untuk menyusun dan menyempurnakan proposal penelitian. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan hasilnya dan memperoleh masukan konstruktif dari fasilitator serta peserta lainnya.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ, Prof. Fahrurrozi, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas riset sejak tahap hulu. “Dengan Design Thinking, para dosen dapat mendekati penelitian secara lebih kreatif dan berorientasi pada solusi nyata. Hal ini penting agar luaran riset tidak hanya sebatas akademis, tetapi juga memiliki dampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sejumlah peserta juga menyampaikan kesan positifnya. “Design Thinking membuka cara baru bagi kami untuk mendekati penelitian dengan lebih kreatif dan berorientasi pada solusi nyata,” ujar salah seorang peserta.

Melalui kegiatan ini, UNJ menegaskan komitmennya untuk terus mendorong para dosen menghasilkan proposal penelitian yang kompetitif, inovatif, dan siap dihilirisasi. Dengan demikian, hasil riset UNJ diharapkan tidak hanya memperkuat kontribusi akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat luas.