Trilogi Pesan Rektor UNJ Saat Pelantikan OPMAWA dan ORMAWA

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Perkuat Mutu dan Daya Saing Global,…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat Mutu dan Daya Saing Global, UNJ Pertahankan Status Akreditasi Unggul hingga 2027

Perkuat Daya Saing Lulusan, FIKK UNJ Gelar Pendampingan Penyusunan Skema Sertifikasi Profesi

UNJ dan BRI Resmikan Kantor Layanan di Kampus serta Serah Terima CSR untuk Dukung Mobilitas Sivitas Akademika

UNJ Perkuat Kompetensi Dosen PPG melalui Pelatihan PEKERTI

Rektor dan Sivitas Akademika UNJ Rayakan 6 Tahun GOR UNJ Lewat Fun Futsal serta Buka Puasa Bersama

Jakarta, Humas UNJ – Rektor UNJ Prof. Komarudin lantik pimpinan Organisasi Pemerintahan Mahasiswa (OPMAWA) dan Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) bertempat di Aula Latief Hendraningrat, Kampus UNJ pada 26 Februari 2026.

Terdapat sekitar 143 pimpinan organisasi dari OPMAWA dan ORMAWA yang mengikuti pelantikan kepengurusan baru. Pada kegiatan ini para peserta juga turut mengucapkan ikrar jabatan secara bersamanaan.

Dalam arahannya Rektor UNJ Prof. Komarudin berpesan kepada pengurus OPMAWA dan ORMAWA baru tentang trilogi kepemimpinan yang juga merupakan hasil pengalaman perjalanan karir organisasi maupun akademiknya selama ini.

“Pesan trilogi ini berangkat dari pengalaman sejak masa kuliah sebagai aktivis hingga saat ini,” ungkapnya.

Menurut Prof. Komarudin bahwa trilogi tersebut diantaranya adalah tentang cita-cita. Menurutnya sebagai seorang pemimpin harus memiliki cita-cita yang akan berwujud sebagai tekad yang kuat untuk membesarkan organisasi. Dirinya menambahkan bahwa cita-cita akan menumbuhkan mimpi dan harapan serta rasa melayani.

“Kalau sejak awal tidak memiliki cita-cita sebaiknya berhenti saja. Memimpin harus memberikan makna dan warna terhadap organisasi,” ungkapnya.

Prof. Komarudin menambahkan aspek kedua adalah cinta sebagai bagian dari modal kepemimpinan.

“Dengan cinta akan ada kerja keras dan kesungguhan dan cinta bisa kepada Tuhan, almamater, keluarga, maupun organisasi.”

Menurutnya cinta harus dibangun dengan baik untuk menciptakan hidup yang harmoni dan bermakna mencapai kebahagiaan.

Prof. Komarudin juga menambahkan bahwa cinta bisa diartikan sebagai hasrat meraih prestasi dan penguatan kapasitas. Menurutnya hal ini yang menjadikan modal para aktivis sehingga memberikan kontribusi dimanapun keberadaannya.

Aspek terakhir dsri trilogi menurut Prof. Komarudin adalah citra sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari cinta dan cita-cita.

“Citra dapat terbangun melalui keteladanan, sikap perilaku yang baik, serta dengan kata-kata yang baik. Dirinya menambahkan bahwa budi pekerti akan menambah citra sebagai pribadi maupun pemimpin dalam organisasi. Mudah-mudahan semua dapat meraih apa yang dicita-citakan berlandaskan cinta yang tulus,” katanya.

Melalui pelantikan ini, Universitas Negeri Jakarta berharap para pimpinan OPMAWA dan ORMAWA yang baru dilantik mampu mengimplementasikan trilogi cita, cinta, dan citra dalam setiap langkah kepemimpinan mereka. Dengan semangat kolaborasi, integritas, serta dedikasi yang tulus, UNJ optimistis organisasi kemahasiswaan akan menjadi ruang kaderisasi yang produktif dan inspiratif dalam melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter, berprestasi, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan kampus serta masyarakat.

Berikut daftar nama terlampir: