Tunjukkan Inovasi Pendidikan Berkelas Dunia, Mahasiswa FIP UNJ Borong 8 Medali di Ajang Internasional I3C dan IWC 2026

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Refleksi Hardiknas Dalam Kilasan Pemikiran Tiga…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Dosen FT UNJ Latih UMKM Jatinegara Kaum Kembangkan Produk Singkong dan Pemasaran Digital

Dosen FT UNJ Latih Kader PKK Jatinegara Kaum Jadi Affiliate TikTok

Dua Mahasiswa UNJ Melaju ke Pilmapres Nasional 2026

Dosen UNJ Bekali Warga Kampung Melayu Keterampilan Jahit dan Pemasaran Digital

FEB UNJ Terima Benchmarking Pengembangan Magister Manajemen UAI

Jakarta, Humas UNJ – Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (FIP UNJ) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan meraih total 8 medali pada ajang International Invention & Innovation Competition (I3C) dan Innovation World Cup (IWC) 2026 yang diselenggarakan pada 6 Juni 2026 di Aula Latief Hendraningrat, Kampus A UNJ.

Dalam kompetisi yang mempertemukan inovator muda, peneliti, dan akademisi dari berbagai negara tersebut, mahasiswa FIP UNJ berhasil membawa pulang 3 Gold Medal dan 1 Silver Medal pada I3C, serta 2 Gold Medal dan 2 Silver Medal pada IWC. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas inovasi, kreativitas, dan kapasitas riset mahasiswa FIP dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan dan sosial melalui pendekatan teknologi yang inovatif.

Ajang internasional yang berfokus pada bidang teknologi, pendidikan, ilmu sosial, dan pembangunan berkelanjutan tersebut menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mempresentasikan karya-karya terbaik yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Seluruh capaian tersebut diraih di bawah bimbingan dosen FIP UNJ, Rahayu Purnama, yang secara intensif mendampingi mahasiswa sejak tahap perancangan ide, pengembangan produk, hingga presentasi di hadapan dewan juri internasional.

Rahayu Purnama mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian para mahasiswa yang mampu menunjukkan daya saing global melalui inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FIP UNJ memiliki kemampuan luar biasa dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kepedulian sosial menjadi karya yang bermanfaat. Saya melihat semangat belajar, kreativitas, dan keberanian mereka untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pendidikan dan sosial. Semoga capaian ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, melakukan riset, dan berkontribusi di tingkat internasional,” ujarnya.

Salah satu prestasi diraih oleh Alvin Fernando, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan angkatan 2024, melalui inovasi berjudul “Dreams Fashion: An Integrated Marketplace Website Innovation with Virtual Reality-Based Fashion Learning to Support the Development of the Creative Industry.” Karya tersebut mengembangkan platform marketplace terintegrasi dengan teknologi Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran dan pengembangan industri kreatif bidang fesyen. Inovasi ini berhasil memperoleh Gold Medal pada I3C dan Silver Medal pada IWC.

Pada bidang sosial, Khusni Mubaroq dari Program Studi Pendidikan Masyarakat angkatan 2024 bersama Afrillia Nur Ajizah Azhar dari Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2025 mengangkat penelitian berjudul “The Dynamics of Parental Social Support for Adolescents Experiencing Early Marriage in Cipinang.” Penelitian tersebut mengkaji dinamika dukungan sosial orang tua terhadap remaja yang mengalami pernikahan dini serta implikasinya terhadap kehidupan sosial dan pendidikan mereka. Atas karya tersebut, tim berhasil meraih Silver Medal pada I3C dan Silver Medal pada IWC.

Prestasi lainnya diraih oleh Aisyah Fitriani dari Program Studi Manajemen Pendidikan angkatan 2024 bersama Adellia Disya Saputri dari Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2025 melalui karya “DIGESTAR: Augmented Reality Learning Module on the Human Digestive System for Junior High School Students.” Inovasi ini menghadirkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah pertama terhadap sistem pencernaan manusia secara lebih interaktif dan menarik. Karya tersebut berhasil meraih Gold Medal pada I3C dan Gold Medal pada IWC.

Sementara itu, Amara Putri Parisa dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2025 berhasil meraih Gold Medal pada I3C dan Gold Medal pada IWC melalui inovasi “ElaboAR: An Augmented Reality-Based Table Setup Learning Media Innovation for Hospitality Accommodation Students.” Karya tersebut menghadirkan media pembelajaran berbasis AR yang membantu peserta didik bidang akomodasi perhotelan memahami materi table setup secara lebih efektif, interaktif, dan kontekstual.

Keberhasilan mahasiswa FIP UNJ pada ajang internasional ini semakin menegaskan komitmen fakultas dalam mendorong budaya inovasi, riset, dan pengembangan teknologi pendidikan yang berdampak. Melalui berbagai karya yang menggabungkan pendekatan teknologi, pendidikan, dan kepedulian sosial, mahasiswa FIP UNJ tidak hanya menunjukkan prestasi akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan masyarakat global.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UNJ mampu bersaing di tingkat dunia sekaligus memperkuat posisi UNJ sebagai perguruan tinggi yang terus melahirkan inovator muda berdaya saing global, kreatif, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.