Selangor, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperkuat jejaring internasional melalui kolaborasi akademik yang berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan oleh tim dosen Program Studi S2 Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNJ, yang menyelenggarakan International Community Services bekerja sama dengan Universiti Malaya di lingkungan Kementerian Pendidikan Malaysia, Pejabat Pendidikan Daerah (PPD) Klang, Selangor, pada Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat kerja sama internasional di bidang pendidikan dengan mendorong pengembangan pembelajaran yang mengintegrasikan kreativitas dan praktik reflektif. Program tersebut menghadirkan ruang kolaborasi bagi akademisi, pengelola pendidikan, kepala sekolah, dan guru dari Indonesia dan Malaysia untuk saling berbagi pengalaman, praktik baik, serta inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.
Peserta kegiatan terdiri atas jajaran pimpinan PPD Klang, SIPartners+ Sektor Pengurusan Sekolah PPD Klang, SISC+ dan Penolong Pegawai Pendidikan Sektor Pembelajaran PPD Klang, Majlis Pengetua Sekolah Malaysia, serta Persatuan Guru Besar Malaysia. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui sinergi lintas institusi dan lintas negara.

Kegiatan dibuka oleh Pegawai Pendidikan Daerah Klang, En. Azmuddin bin Muhamad, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta dan Universiti Malaya. Menurutnya, kerja sama seperti ini menjadi wadah strategis untuk memperkaya wawasan para pendidik sekaligus memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia.
Mewakili delegasi UNJ, Winda Dewi Listyasari menegaskan bahwa International Community Services merupakan implementasi tridarma perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi media membangun dialog profesional dan jejaring akademik internasional.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi ruang belajar bersama bagi guru di Indonesia dan Malaysia untuk saling berbagi praktik baik, mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan reflektif, serta membangun jejaring akademik yang berkelanjutan demi peningkatan kualitas pendidikan di kawasan Asia Tenggara,” ujar Winda.

Sesi akademik diawali dengan pemaparan materi oleh Prof. Muhammad Faizal bin A. Ghani dari Universiti Malaya mengenai pentingnya kreativitas dalam proses pembelajaran. Ia menekankan bahwa guru perlu menghadirkan pengalaman belajar yang aktif, partisipatif, dan bermakna agar peserta didik mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif.
Selanjutnya, tim dosen UNJ yang terdiri atas Winda Dewi Listyasari, Aldo Redho Syam, dan Cynthia Mayang Sari menyampaikan materi bertajuk Integrating Creative Thinking and Reflection to Advance Teaching and Learning in Indonesian and Malaysian Schools.
Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya mengintegrasikan creative thinking dan reflective teaching practice dalam pembelajaran. Pendekatan ini mendorong guru untuk tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi peserta didik untuk bertanya, mengeksplorasi ide, menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman, menghasilkan karya, serta mengomunikasikan proses berpikir mereka secara reflektif.
Selain itu, peserta diajak merefleksikan praktik pembelajaran melalui berbagai pertanyaan kunci, seperti sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai, bukti belajar apa yang ditunjukkan peserta didik, serta strategi apa yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif para peserta yang saling berbagi pengalaman mengenai praktik pembelajaran di sekolah masing-masing.
Sebagai bentuk komitmen memperkuat kolaborasi, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara Universitas Negeri Jakarta, Universiti Malaya, dan PPD Klang. Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan Asia Tenggara.

Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Nor Hayati binti Ramlan, Timbalan PPD Sektor Pembelajaran PPD Klang, yang berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang melalui berbagai program bersama yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di kedua negara.
Melalui penyelenggaraan International Community Services ini, UNJ kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun jejaring akademik global sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan. Kolaborasi dengan Universiti Malaya dan PPD Klang diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya inovasi pembelajaran, penguatan kapasitas pendidik, serta kemitraan internasional yang berkelanjutan dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia, Malaysia, dan kawasan Asia Tenggara.