UNJ Gelar Pembekalan bagi 214 CPNS Formasi Tahun Anggaran 2024: Perkuat Kinerja, Pendokumentasian, dan Jejaring

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Muhammad Zacky Alfatah, Mahasiswa UNJ yang…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

9 Duta Besar Hadiri Pertemuan Francophonie 2026, UNJ Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

UNJ Akselerasi SDGs ke-3 melalui Penguatan Ekosistem Kampus Sehat Mental lewat Sosialisasi PLPBK dan Pelatihan PFA

Wisudawan Terbaik Doktor UNJ Raih IPK 4.00, Dewi Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Integritas

UNJ dan PT Happy Lab Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Kembangkan Talenta Kreator Digital Mahasiswa yang Inovatif dan Kompetitif

Jakarta – Humas UNJ. Kantor Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya melalui Direktorat Sumber Daya dan Pengadaan Barang/Jasa, menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi 214 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun anggaran 2024. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Aula Maftuchah Yusuf, Gedung Raden Dewi Sartika Lantai 2, Kampus UNJ.

Pembekalan ini bertujuan untuk memperkenalkan lingkungan kerja, kebijakan, serta arah pengembangan UNJ kepada para CPNS. Materi yang disampaikan meliputi:

  1. Profil UNJ (sejarah, visi, misi, tujuan, dan struktur organisasi) oleh Sekretaris Universitas dan tim.
  2. Rencana Pengembangan UNJ (RPJM, Renstra, pemeringkatan) oleh Wakil Rektor II, III, dan tim.
  3. Kebijakan Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni oleh Wakil Rektor I dan tim.
  4. Pengelolaan dan Pengembangan SDM (remunerasi, jenjang karier) oleh Wakil Rektor II dan tim.
  5. Fasilitas UNJ (fisik dan nonfisik, termasuk teknologi informasi) oleh Wakil Rektor II dan tim.
  6. Kerja Sama dan Pengembangan Kelembagaan oleh Wakil Rektor IV dan tim.
  7. Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Ketua LPPM dan tim.

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Prof. Ari Saptono, melaporkan bahwa UNJ membuka 304 formasi CPNS, terdiri dari 262 formasi dosen dan 42 formasi tenaga kependidikan (tendik). Dari jumlah tersebut, sebanyak 214 formasi telah terisi, yaitu 177 dosen dan 37 tendik. Sebaran dosen baru meliputi FBS (16), FEB (5), FIKK (7), FIP (42), FISH (27), FMIPA (25), dan FT (55).

Prof. Ari Saptono ketika memberikan laporan kegiatan

“Semoga kegiatan pembekalan ini memberikan manfaat bagi para CPNS dan mendukung pengembangan UNJ ke depan,” ujar Prof. Ari Saptono.

Rektor UNJ, Prof. Komarudin, turut memberikan sambutan dan arahan kepada para CPNS. Dalam arahannya, ia menekankan tiga pilar utama dalam membangun karier sebagai abdi negara, yaitu kinerja yang unggul, pendokumentasian yang sistematis, dan jejaring yang kuat.

Prof. Komarudin juga membagikan pengalaman pribadinya dalam proses kenaikan pangkat, menekankan pentingnya dedikasi, loyalitas, dan pengarsipan dokumen yang rapi sebagai bagian dari bukti kontribusi terhadap institusi.

Prof. Komarudin, Rektor UNJ, ketika memberikan arahan dan sambutan

Ia juga mendorong para CPNS, khususnya dosen, untuk aktif melakukan kolaborasi riset baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk memperluas wawasan, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperkuat jejaring akademik yang berdampak pada reputasi UNJ.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Komarudin juga menyampaikan informasi mengenai kenaikan tunjangan fungsional dosen sebagai bentuk apresiasi pemerintah. Ia menegaskan bahwa peningkatan reputasi UNJ merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika, termasuk para CPNS.

Prof. Komarudin memyerahkan SK CPNS kepada perwakilan dari tiap fakultas

Sebagai penutup, disampaikan pula agenda penting terkait evaluasi sistem remunerasi yang belum mengalami penyesuaian sejak 2016. Wakil Rektor II bersama Unit Pengelola Remunerasi (UPR) UNJ akan membahas lebih lanjut skema insentif yang lebih adil dan layak bagi seluruh tenaga kependidikan dan dosen.