Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Program Pengembangan Karakter bagi mahasiswa Mappi pada 6–8 Januari 2026 selama masa liburan semester. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen UNJ dalam memberikan kesempatan setara bagi mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), untuk memperkuat kapasitas diri dan karakter.
Direktur Kemahasiswaan UNJ, Yasep Setiakarnawijaya, menjelaskan bahwa liburan semester menjadi momentum strategis untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif. Ia berharap program ini dapat membuat mahasiswa kembali ke kampus dengan semangat baru, karakter yang lebih matang, serta kesiapan menghadapi tantangan akademik maupun sosial.

“Dengan memperkuat disiplin dan kerja sama, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh sekaligus adaptif, baik dalam lingkungan akademik maupun kehidupan bermasyarakat,” ujar Yasep.
Dalam program tersebut, UNJ menitikberatkan pengembangan dua karakter utama, yaitu disiplin dan kerja sama. Disiplin dianggap sebagai fondasi penting bagi pembentukan kebiasaan positif, seperti kemampuan mengatur waktu, konsistensi belajar, dan tanggung jawab pribadi. Sementara itu, kerja sama dinilai penting untuk menumbuhkan kemampuan berkolaborasi, menghargai perbedaan, dan membangun solidaritas di tengah keberagaman mahasiswa Mappi.
Program menggunakan metode Project Based Outdoor Activity, yaitu pendekatan pembelajaran karakter melalui pengalaman langsung di luar ruang kelas. Mahasiswa mengikuti berbagai aktivitas seperti simulasi proyek kelompok di alam terbuka, tantangan tim yang menuntut koordinasi, serta diskusi reflektif untuk mengaitkan pengalaman lapangan dengan nilai-nilai karakter.
Pendekatan tersebut dinilai efektif karena mahasiswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya dalam situasi nyata sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Kemahasiswaan UNJ berharap mahasiswa Mappi merasakan dampak positif baik secara akademik maupun karakter. Secara akademik, mahasiswa diharapkan lebih disiplin, mampu mengelola waktu, dan konsisten mencapai target pembelajaran. Dari sisi karakter, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan jiwa kepemimpinan, solidaritas, dan kemampuan bekerja sama.

Yasep menambahkan bahwa nilai disiplin dan kerja sama tidak sekadar menjadi bagian dari program, tetapi juga kunci keberhasilan mahasiswa di kampus maupun di masyarakat.
Ke depan, Direktorat Kemahasiswaan UNJ berkomitmen menjadikan program pengembangan karakter ini sebagai kegiatan berkelanjutan dengan bentuk yang lebih variatif dan terintegrasi dengan program pembinaan mahasiswa lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.