UNJ Jajaki Kerja Sama dengan MEMS IIT Bombay, Perkuat Kolaborasi Riset Material Maju

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Tutup PKKMB 2025, Lebih dari…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Pembekalan Keprotokolan Duta UNJ untuk Meningkatkan Profesionalisme Representasi Universitas

Perkuat Link and Match, FPsi UNJ Gelar Employer Meeting untuk Siapkan Lulusan Psikologi Future Ready

Monitoring Awal Program EQUITY, UNJ Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dan Dampak Internasional

Employer Meeting FEB UNJ 2026, Dorong Kolaborasi Kampus, Industri, dan Pemerintah untuk Siapkan Lulusan Tangguh dan Berkualitas

Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UNJ Selenggarakan Konferensi Internasional, Pendidikan Era Digital Jadi Fokus Pembahasan

Mumbai, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperluas jejaring kemitraan internasional dengan menjajaki kerja sama strategis bersama Department of Metallurgical Engineering & Materials Science (MEMS) Indian Institute of Technology Bombay (IIT Bombay), India, pada 23 Desember 2025. Laboratorium MEMS IIT Bombay dikenal memiliki kekhususan kajian pada material maju, rekayasa metalurgi, nanomaterial, material fungsional, serta pengembangan material berkelanjutan untuk aplikasi industri, energi, dan teknologi masa depan.

Delegasi UNJ pada kegiatan ini dihadiri oleh Sri Rahayu selaku Sekretaris Kantor Urusan Internasional UNJ, Syaifudin selaku Kepala Kantor Humas dan Informasi Publik UNJ, serta Mutia Delina selaku Staf Ahli Wakil Rektor Kerja Sama dan Bisnis Bidang Urusan Kerja Sama Internasional. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan produktif, membahas peluang kolaborasi yang mencakup riset bersama, publikasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan inovasi material maju yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan berkelanjutan.

Pada kesempatan ini, Sayak Nag selaku PhD Students for Metallurgical Engineering & Materials Science Laboratory IIT Bombay menyampaikan bahwa kajian material maju dan metalurgi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan teknologi energi, manufaktur, serta solusi material berkelanjutan. Ia menyatakan keterbukaan IIT Bombay untuk menjalin kolaborasi riset dengan UNJ dalam pengembangan nanomaterial, material fungsional, serta teknologi material ramah lingkungan.

“Kami melihat potensi besar untuk membangun kolaborasi riset dan publikasi bersama yang dapat memperkuat inovasi material maju dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri dan teknologi berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sri Rahayu selaku Sekretaris Kantor Urusan Internasional UNJ menegaskan bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi UNJ dalam memperkuat kapasitas riset dan inovasi teknologi.

“Kerja sama dengan MEMS IIT Bombay diharapkan dapat memperluas jejaring riset UNJ, membuka peluang mobilitas dosen dan mahasiswa, serta mendorong lahirnya inovasi material maju berbasis riset internasional yang berdampak bagi penguatan daya saing UNJ di tingkat global,” jelasnya.

Melalui penjajakan ini, UNJ menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi global dalam pengembangan riset material maju dan teknologi berkelanjutan.