UNJ Kolaborasi Dengan GoTo Bekali Mahasiswa Hadapi Transformasi Digital

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Jadi Pelopor dalam Pendidikan Bisnis Digital…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Kunjungi UNJ, BNN Ajak Kolaborasi Perkuat Pencegahan Narkotika di Lingkungan Pendidikan

Konsistensi Inovasi dan Publikasi Angkat UNJ ke Peringkat 2.148 Dunia dan 32 Nasional Versi Webometrics 2026

Perkuat Jejaring Global Calon Guru, FBS UNJ Sambut Delegasi Internasional SEA Teacher Batch 11 Tahun 2026

Teguhkan Kebersamaan dalam Semangat Idulfitri, UNJ Gelar Halalbihalal

Perkuat Kolaborasi Lintas Kampus, Dekan FT UNJ Hadiri Rakernas Forum Dekan Teknik Se-Indonesia

Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menyelenggarakan kuliah umum yang menghadirkan Muhammad Chairil, Head of Strategic Partnership Public Policy & Government Relations PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, sebagai narasumber.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan GoTo ke UNJ, yang diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Ruang VIP Gedung Rektorat. Acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum di Gedung Syafei Lantai 8 pada Kamis, 14 Agustus 2025, yang diikuti oleh para mahasiswa UNJ.

Dalam paparannya yang berjudul “Digital Transformation and What Students Need to Prepare for Their Career”, Chairil memperkenalkan ekosistem GoTo serta menjelaskan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional. Ia juga memaparkan strategi GoTo dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

Chairil menekankan bahwa GoTo tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberlanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui inisiatif “Three Zeros”: Zero Waste, Zero Emissions, dan Zero Barriers, yang mencakup pengurangan limbah, transisi ke energi bersih, serta peningkatan inklusi dan kesetaraan. GoTo juga dikenal sebagai tempat kerja yang inklusif, dengan pelaksanaan audit kesenjangan upah gender dan target 33% kepemimpinan perempuan pada tahun 2030.

Terkait transformasi digital, Chairil menyoroti pentingnya penguasaan keterampilan yang relevan. Mahasiswa, menurutnya, perlu menguasai:

Hard skills: manajemen proyek, bahasa asing, riset, pemasaran digital, dan desain;
Soft skills: kepemimpinan, komunikasi, adaptabilitas, dan pemecahan masalah;
Literasi digital: keamanan daring, penggunaan media sosial, dan literasi internet;
Pengembangan diri: personal branding dan portofolio.

Ia juga mengingatkan bahwa industri teknologi membutuhkan beragam peran, tidak hanya terbatas pada programmer atau analis data. Peran lain seperti operasional, komunikasi, manajemen kemitraan, strategi pasar, keberlanjutan, hukum, keuangan, pemasaran, hingga pengembangan internasional juga sangat dibutuhkan.

“Kesiapan lintas keterampilan akan menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk sukses di dunia kerja digital yang terus berkembang,” ujar Chairil.

Melalui kolaborasi ini, UNJ dan GoTo berharap dapat memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dan peluang di era transformasi digital.