UNJ Kukuhkan Lulusan FT dan FIKK di Sesi Kedua Wisuda, Rektor Tekankan Peran Lulusan UNJ dalam Pembangunan Berkelanjutan

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Konsistensi dan Manajemen Waktu Jadi Kunci…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Kisah Cindy, Si Peracik Kosmetik Berbahan Rumput Laut yang Raih Wisudawati Terbaik FT UNJ

Kisah Perjuangan Tiara, Wisudawati Disabilitas yang Raih Gelar Sarjana Pendidikan Bahasa Arab UNJ

Dari Ragu Menjadi Mampu, Kisah Wisudawati UNJ Kalimah Thoyyibah yang Raih IPK 4.00

Konsistensi dan Manajemen Waktu Jadi Kunci Sukses Naura Meraih Wisudawati Terbaik UNJ

Kisah Ikhlas, Anak Rantau dari Barabai Kalsel dengan Puluhan Prestasi yang Raih Wisudawan Terbaik UNJ

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali melaksanakan prosesi Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 14 April 2026, di GOR UNJ. Pada sesi kedua ini, sebanyak 513 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri atas 384 lulusan Fakultas Teknik (FT) dan 129 lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK).

Wisuda yang digelar dalam empat sesi pada 13–16 April 2026 ini merupakan bagian dari pengukuhan total 1.992 lulusan UNJ, sekaligus menjadi momentum penting yang menandai keberhasilan akademik serta awal perjalanan baru para wisudawan.

Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan beserta keluarga yang telah berperan besar dalam perjalanan pendidikan mereka. Ia menegaskan bahwa capaian hari ini tidak terlepas dari dukungan, doa, dan pengorbanan orang tua serta keluarga.

“Keberhasilan ini bukan semata hasil usaha pribadi, tetapi buah dari doa, cinta, dan pengorbanan keluarga yang mengiringi setiap langkah para wisudawan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor mengangkat tema “Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan” dalam sambutannya. Tema ini sebagai respons terhadap tantangan global seperti perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan krisis keberlanjutan. Ia menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjadi bagian dari solusi atas persoalan tersebut.

Menurut Prof. Komarudin, terdapat empat prinsip utama yang perlu dipegang oleh para lulusan, yaitu berpikir ekologis, bertindak ekologis, menjadi pelopor perubahan, serta menjaga konsistensi dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan. Prinsip-prinsip ini dinilai penting agar para lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan lingkungan.

“Keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian pribadi, tetapi dari kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan kehidupan dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Prof. Komarudin.

Selain prosesi pengukuhan, sesi ini juga menjadi ajang apresiasi bagi wisudawan berprestasi yang telah mengharumkan nama UNJ di tingkat nasional dan internasional. Di antaranya Bayu Aji Munajad (wisudawan Prodi D4 Teknologi Rekayasa Otomasi FT) yang meraih penghargaan internasional di bidang robotika, Ahmad Fauzi (wisudawan Prodi S1 Pendidikan Teknik Mesin FT) dalam kompetisi fotografi nasional, Muhammad Triyoga (wisudawan Prodi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIKK) yang menorehkan prestasi emas di ajang olahraga internasional, serta Krischayani Kurniawan (wisudawan Prodi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FIKK) yang meraih juara pada kompetisi senam aerobik tingkat internasional.

Menutup sambutannya, Rektor mengajak para wisudawan untuk belajar dari alam sebagai sumber nilai kehidupan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan, keteguhan, dan keikhlasan dalam memberi sebagai fondasi dalam membangun masa depan yang berkelanjutan.

“Para wisudawan adalah generasi penentu arah masa depan. Kita tidak mewarisi bumi dari generasi sebelumnya, melainkan meminjamnya dari generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Melalui wisuda ini, UNJ menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan serta tanggung jawab sosial dalam membangun peradaban yang lebih baik.

Juru Foto: Sadikin