UNJ Tampilkan Karya Produk Riset dan Inovasi dalam Gelaran KONASPI XII 2026

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Tampilkan Karya Produk Riset dan…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Humas dan IP UNJ Raih Penghargaan Gold dan Silver di Ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia 2026

SPs UNJ Dorong Pemanfaatan AI yang Berpusat pada Manusia dalam Pendidikan

BP3 UNJ Sambut Delegasi Capitol University Filipina dalam Program Pertukaran Mengajar SEA Teacher Batch 14

SPs UNJ dan UNIMED Jalin Kerja Sama Pengembangan Linguistik Terapan

Mahasiswa Mappi PGSD FIP UNJ Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Melalui English Camp Interaktif di Puncak Bogor

BALI, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berpartisipasi dalam pameran pendidikan pada Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Bali, Jumat (2/10/26).

Kegiatan yang mengangkat tema “Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045: Inovasi, Kolaborasi, dan Pendidikan Berkelanjutan” ini menjadikan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) sebagai tuan rumah.

Dalam pameran tersebut, UNJ menampilkan berbagai karya penelitian, inovasi, publikasi ilmiah, buku, serta produk pengabdian kepada masyarakat yang dihasilkan sivitas akademika dari berbagai bidang keilmuan. Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bagian dari upaya UNJ memperkenalkan hasil riset dan inovasi kepada sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi yang hadir dalam gelaran itu.

Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UNJ menampilkan sejumlah produk yang telah memperoleh sertifikat paten maupun desain industri. Salah satunya adalah KIT Diagnostik ToxR2 Vibrio Parahaemolyticus dengan Real-Time Polymerase Chain Reaction karya Prof. Muktiningsih dan tim dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNJ.

Selain itu, ditampilkan pula sertifikat paten Sistem Monitoring Kualitas Kesehatan Udara Secara Real-Time Terintegrasi dengan Perangkat Prediksi Cuaca yang dikembangkan oleh tim peneliti Widya Ningrum, Haris Suhendar, dan tim.

UNJ juga memamerkan sertifikat desain industri untuk produk baju renang adaptif bagi penyandang disabilitas karya Vera Gede Utami dan tim. Produk tersebut merupakan inovasi di bidang busana olahraga yang mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, dan inklusivitas bagi penyandang disabilitas.

Salah satu produk inovasi yang menjadi bagian dari pameran adalah busana renang adaptif bagi anak dengan Cerebral Palsy dengan desain inklusif untuk mendukung aktivitas hidroterapi yang aman, nyaman, dan bermartabat. Produk tersebut merupakan karya Vera Gede Utami, Melly Prabawati, dan Aprilia Permata Sari sebagai tim peneliti.

Vera Gede Utami merupakan akademisi yang fokus pada pengembangan pakaian adaptif ramah disabilitas dengan berbagai kategori. Vera Gede Utami juga merupakan peraih Anugerah Ilmuan Muda Inovasi Sosial Humaniora Diktisaintek 2025. Budang utamanya adalah tata busana dan desain, inovasi pembelajaran serta intervensi kreatif.

Selain produk yang telah memperoleh perlindungan kekayaan intelektual, pameran UNJ turut menghadirkan berbagai hasil penelitian dan publikasi LPPM. Salah satunya adalah karya berjudul Kiprah LPPM UNJ dalam Mengawal dan Mendampingi Sekolah Swasta Gratis di Depok yang ditulis oleh Yasnita, Prof. Iwan Sugihartono selaku Ketua LPPM UNJ, dan tim.

Berbagai produk jurnal penelitian dan inovasi dari sejumlah disiplin keilmuan juga ditampilkan dalam pameran. Kehadiran karya-karya tersebut memperlihatkan beragam aktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan sivitas akademika UNJ.

Pada bidang publikasi, UNJ Press turut menghadirkan sejumlah buku karya dosen dan sivitas akademika UNJ. Di antaranya buku Cakrawala Pemikiran 59 Guru Besar UNJ yang diterbitkan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-59 UNJ.

Selain itu, terdapat buku karya Rektor UNJ Prof. Komarudin berjudul Lux Scientiae Educatio, Kumpulan Pemikiran Pendidikan Prof. Komarudin, dengan editor Syaifudin, Agus Wibowo, dan Ahmad Tarmiji Alkhudri.

Karya literasi mengenai budaya lokal juga turut dipamerkan, di antaranya seri cerita kearifan lokal budaya Betawi yang mengangkat cerita seperti Ondel-Ondel, Penganten Sunat, dan Angklung. Karya tersebut ditulis oleh Linda Zakia dan tim.

Pameran juga menghadirkan karya alumni UNJ, salah satunya buku Ranciere, Althusser dan Kritik Pedagogik karya Ayi Khambali. Beragam karya tersebut melengkapi representasi kontribusi UNJ dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan.

Tidak hanya menampilkan publikasi, UNJ juga menghadirkan berbagai produk inovasi dari bidang keteknikan, sosial dan humaniora, ilmu pengetahuan alam, olahraga, serta karya pengabdian masyarakat melalui desa binaan UNJ.

Produk inovasi lainnya adalah FOTOREAKTOR, sebuah inovasi pendingin udara portabel yang mengombinasikan Thermoelectric Cooling dan Indirect Evaporative System. Teknologi tersebut dikembangkan sebagai alternatif sistem penyejuk udara yang bekerja tanpa menggunakan bahan kimia pendingin berbahaya.

Produk tersebut dikembangkan dengan orientasi pada pemanfaatan teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan serta mendorong pengembangan inovasi lokal. Pameran juga menampilkan produk kosmetika Selvique Sabun Mandi Body Wash, yang mengusung konsep transforming bioactive research into premium skincare innovation. Produk ini merupakan karya Prof. Neneng Siti Silvi Ambarwati dari Program Studi Pendidikan Tata Rias Fakultas Teknik UNJ.

Di bidang pendidikan, UNJ menampilkan inovasi pembelajaran STEAM berjudul “Integrasi Dilemma Stories dalam Proyek STEAM.” Karya tersebut dikembangkan untuk menghadirkan model pembelajaran multidisiplin yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga penguatan nilai kehidupan serta kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif.

Ketua LPPM UNJ, Prof. Iwan Sugihartono, mengatakan keterlibatan UNJ dalam KONASPI menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen UNJ.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat potensial untuk memperkenalkan hasil karya dosen-dosen UNJ, terutama hasil penelitian dan implementasinya dalam kegiatan pengabdian masyarakat,” ujar Prof. Iwan.

Menurutnya, pameran dalam KONASPI juga membuka ruang bagi sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi untuk melihat hasil penelitian dan inovasi yang dikembangkan UNJ. Pertemuan tersebut diharapkan dapat mendorong pertukaran informasi dan membuka peluang kolaborasi antar perguruan tinggi.

“Kalau dilihat oleh sivitas akademika dari lintas universitas, mereka bisa melihat kelebihan yang dimiliki oleh UNJ. Dari situ nantinya bisa saling tukar-menukar informasi sehingga ke depannya bisa berkolaborasi,” katanya.

Prof. Iwan menambahkan, salah satu hal yang perlu terus ditekankan dalam pengembangan hasil penelitian dan inovasi adalah dampaknya bagi masyarakat. Menurutnya, produk dan hasil penelitian yang dipamerkan tidak hanya menjadi capaian akademik, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

“Paling tidak sivitas akademik lintas universitas bisa melihat sejauh mana hasil-hasil yang sudah dicapai oleh dosen-dosen UNJ dan bukti nyatanya seperti apa, produk-produknya seperti apa,” tuturnya.

Ia berharap berbagai produk penelitian dan inovasi yang telah dihasilkan sivitas akademika UNJ dapat terus dikembangkan hingga mencapai tahap hilirisasi. Dengan demikian, hasil penelitian tidak berhenti pada lingkungan akademik, tetapi dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat.