UNJ Teguhkan Komitmen Kebangsaan dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Debut Gemilang, UNJ Masuk Peringkat 13…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat Relasi Internasional, Dekan FT UNJ Hadiri Peringatan 81 Tahun Armed Forces Day Myanmar

Optimalkan Potensi Daerah, UNJ Dukung Penguatan SDM Mappi lewat Program Seribu Sarjana

Dorong Pendidik Adaptif dan Inklusif, BP3 UNJ Gelar Seminar Internasional Kolaboratif

UNJ Raih Peringkat 351–400 Dunia dan 4 Besar Nasional pada Bidang Pendidikan Versi QS 2026

UNJ Raih Peringkat 351–400 Dunia pada Bidang Pendidikan Versi QS World University Rankings by Subject 2026

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu, 1 Oktober 2025. Upacara yang digelar di halaman Gedung Perpustakaan, Kampus A UNJ ini mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.”

Rektor UNJ, Prof. Komarudin, bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang hadir untuk mengenang sekaligus meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan teks Pancasila, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang disusun oleh Ketua DPR RI dan dibacakan oleh Prof. Komarudin. Dalam ikrar tersebut ditegaskan bahwa sejak diproklamasikannya Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia menghadapi berbagai rongrongan dari dalam maupun luar negeri terhadap eksistensi negara.

Kondisi tersebut, sebagaimana disampaikan dalam ikrar, terjadi akibat kelengahan dan kurangnya kewaspadaan terhadap upaya yang berusaha menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Namun, berkat semangat persatuan yang berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia tetap mampu memperkokoh berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Maka, di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang kebersamaan, memperjuangkan serta menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Prof. Komarudin saat membacakan ikrar.

Upacara peringatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi sejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa di tengah dinamika sosial, politik, dan budaya yang terus berkembang.

Juru Foto: Asenk