UNJ Teguhkan Komitmen Kebangsaan dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Perluas Kolaborasi Program Mobilitas Internasional 2026,…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Peserta Disabilitas Nyaman Ikuti UTBK di UNJ, Relawan Beri Pendampingan Penuh

Ormawa dan Opmawa UNJ Hadiri Pengukuhan dan Rakernas IKA UNJ Periode 2026–2030

Mifdatul Azahra, Atlet Renang Berprestasi yang Raih Predikat Wisudawan Terbaik FIKK UNJ

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu, 1 Oktober 2025. Upacara yang digelar di halaman Gedung Perpustakaan, Kampus A UNJ ini mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.”

Rektor UNJ, Prof. Komarudin, bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang hadir untuk mengenang sekaligus meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan teks Pancasila, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang disusun oleh Ketua DPR RI dan dibacakan oleh Prof. Komarudin. Dalam ikrar tersebut ditegaskan bahwa sejak diproklamasikannya Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia menghadapi berbagai rongrongan dari dalam maupun luar negeri terhadap eksistensi negara.

Kondisi tersebut, sebagaimana disampaikan dalam ikrar, terjadi akibat kelengahan dan kurangnya kewaspadaan terhadap upaya yang berusaha menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Namun, berkat semangat persatuan yang berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia tetap mampu memperkokoh berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Maka, di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang kebersamaan, memperjuangkan serta menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Prof. Komarudin saat membacakan ikrar.

Upacara peringatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi sejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa di tengah dinamika sosial, politik, dan budaya yang terus berkembang.

Juru Foto: Asenk