UNJ Terima Mahasiswa Baru Tahun 2025 Melalui Jalur Hafalan Kitab Suci Agama

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Muhammad Zacky Alfatah, Mahasiswa UNJ yang…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

UNJ Akselerasi SDGs ke-3 melalui Penguatan Ekosistem Kampus Sehat Mental lewat Sosialisasi PLPBK dan Pelatihan PFA

Wisudawan Terbaik Doktor UNJ Raih IPK 4.00, Dewi Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Integritas

UNJ dan PT Happy Lab Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Kembangkan Talenta Kreator Digital Mahasiswa yang Inovatif dan Kompetitif

Mendiktisaintek Dorong Zero Waste di Kampus Saat Tinjau Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UNJ

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2025 melalui jalur tes Hafalan Kitab Suci Agama, baik melalui Hafiz Al-Qur’an bagi yang beragama Islam hingga hafalan kitab suci agama lainnya yang diakui oleh negara. Informasi ini disampaikan oleh Ketua Admisi, Dr. Eng. I Wayan Sugita, di kantor Admisi UNJ pada 14 Januari 2025.


Menurut I Wayan Sugita, seleksi melalui Jalur Hafalan Kitab Suci Agama merupakan jalur prestasi non-lomba yang termasuk dalam proses seleksi mandiri UNJ. Ia menambahkan bahwa jalur ini tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi juga dibuka bagi pelamar dari agama lain seperti Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu melalui tes hafalan kitab suci masing-masing yang akan diuji oleh ahli dibidangnya.


“Namanya juga hafalan, akan ditanya hafalannya. Jika agamanya Islam, misalnya, maka akan ditanya hafalan kitabnya. Begitu juga dengan agama lainnya, yang nanti akan ada penguji dari masing-masing agama tersebut,” ungkapnya.


Menurut I Wayan Sugita, kehadiran Jalur Hafalan Kitab Suci Agama ini sangat baik, terutama karena dibuka untuk semua agama. Diharapkan, mereka yang masuk melalui jalur ini dapat mengemban tanggung jawab membina organisasi keagamaan yang ada di kampus.


Selain itu, I Wayan Sugita menambahkan bahwa tes masuk melalui Jalur Hapalan Kitab Suci terbuka untuk semua pilihan program studi yang ada di UNJ. “Jalur ini terbuka untuk pemilihan program studi dan disyaratkan mau terlibat dalam kegiatan pembinaan keagamaan di level organisasi kampus. Jadi, semacam melakukan kontrak pakta integritas nantinya, dan syukur-syukur dapat mengikuti lomba pada bidang tersebut ke depannya,” katanya.


Terkait informasi mengenai tes masuk melalui Jalur Hapalan Kitab Suci Agama pada tahun 2025 ini dapat diakses melalui laman https://penmaba.unj.ac.id/