UNJ Terpilih sebagai Pelaksana Swakelola Jasa Pendampingan Tenaga Kerja Mandiri Lanjutan

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Perluas Kolaborasi Program Mobilitas Internasional 2026,…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Peserta Disabilitas Nyaman Ikuti UTBK di UNJ, Relawan Beri Pendampingan Penuh

Ormawa dan Opmawa UNJ Hadiri Pengukuhan dan Rakernas IKA UNJ Periode 2026–2030

Mifdatul Azahra, Atlet Renang Berprestasi yang Raih Predikat Wisudawan Terbaik FIKK UNJ

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

Jakarta, Humas UNJ- Universitas Negeri Jakarta (UNJ) resmi terpilih sebagai salah satu pelaksana program Swakelola Jasa Pendampingan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan. Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja melalui Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat pada 19 September 2025.

Di bawah koordinasi Kantor Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis UNJ, Andy Hadiyanto memimpin pembentukan tim penyusun proposal yang diketuai oleh Widya Parimita. Tim tersebut terdiri atas Terrylina Arvinta Monoarfa, Ayatulloh Musyaffi, Vera Utami Gede Putri, Taryudi, Rudi M. Barnansyah, dan Fauzan Fadluloh. Proposal diajukan pada 11 September 2025 dan dipresentasikan langsung oleh tim pada 16 September 2025 di Bandung Barat.

Selain UNJ, perguruan tinggi lain yang lolos seleksi program ini antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Andalas (Unand), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas PGRI Malang (Unipma). Secara keseluruhan, program ini menargetkan pendampingan terhadap 1.000 Tenaga Kerja Mandiri lanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas TKM lanjutan dalam pencatatan keuangan yang baik, peningkatan omzet usaha hingga 30 persen, serta pembukaan lapangan kerja baru di daerah masing-masing. Dengan target tersebut, TKM lanjutan diharapkan dapat berkembang menjadi wirausaha mandiri yang profesional, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang aktif mengembangkan ekosistem kewirausahaan kampus, UNJ melalui Subdirektorat Inovasi dan Hilirisasi terus melakukan inkubasi riset unggulan dan startup mahasiswa agar memiliki kesiapterapan teknologi yang didukung oleh mitra dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Subdirektorat tersebut juga bersinergi dengan Badan Pengelola Usaha UNJ dalam proses komersialisasi, sehingga inovasi riset dapat mengakses pasar secara optimal.

Keberhasilan UNJ dalam program ini menunjukkan komitmen nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas dan kemandirian tenaga kerja Indonesia, sekaligus memperkuat peran UNJ dalam pembangunan ekonomi nasional. Program pendampingan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, hingga Desember 2025.