Wakil Menteri BUMN Bangkitkan Semangat Mahasiswa Baru untuk Jadi Agen Perubahan dalam PKKMB FEB UNJ 2025

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Direktorat SDPBJ UNJ Gelar Pelatihan LIDAR…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

FMIPA UNJ Jalin Kerja Sama dengan UTM serta Mitra Strategis Industri untuk Perkuat Riset dan Hilirisasi

FMIPA UNJ dan UTM Resmikan Laboratorium Bersama untuk Perkuat Kolaborasi Riset Internasional

FMIPA UNJ dan UTM Kolaborasi Dukung Penguatan Iklim Akademik Melalui Simposium Riset Internasional

Kawal Karier Dosen Menuju Kampus Unggul, UNJ Selenggarakan Bimtek Layanan Profesi Berbasis Regulasi Terbaru

Kunjungi UNJ, BNN Ajak Kolaborasi Perkuat Pencegahan Narkotika di Lingkungan Pendidikan

Jakarta, Humas UNJ — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB UNJ) resmi membuka rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 melalui Public Academic Session (PAS) 1 yang digelar di Sport Complex, Kampus B UNJ, pada 20 Agustus 2025.

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Aminuddin Ma’ruf, sebagai pembicara utama. Dalam sambutannya, Aminuddin menyampaikan rasa bangga dapat kembali ke almamaternya. Sebagai alumni Fakultas Ekonomi UNJ angkatan 2009, ia mengibaratkan kehadirannya seperti pulang ke rumah sendiri.

Dalam paparannya, Aminuddin menyoroti tantangan besar yang dihadapi bangsa menuju Indonesia Emas 2045, termasuk kesenjangan sosial ekonomi yang masih lebar. Ia menekankan pentingnya pemerataan distribusi kekayaan agar kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, Aminuddin mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan momentum bonus demografi yang akan berlangsung selama 10 hingga 15 tahun ke depan. Menurutnya, masa depan Indonesia sangat bergantung pada kemampuan generasi muda dalam menyesuaikan keterampilan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Definisi pengangguran hari ini harus didefinisikan ulang. Di era digital, jam kerja dan kantor tidak lagi menjadi tolok ukur. Anak muda bisa bekerja kapan pun dan di mana pun, didukung oleh teknologi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci mobilitas sosial ekonomi. Mengutip ayat Al-Qur’an, Aminuddin menyampaikan bahwa Allah akan meninggikan derajat seseorang melalui iman dan ilmu. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa studi di UNJ sebagai bekal masa depan.

“Untuk meningkatkan taraf hidup, jalan tercepat mobilitas vertikal secara ekonomi adalah melalui pendidikan. Manfaatkanlah waktu kuliah kalian di UNJ selama empat tahun ini dengan sebaik-baiknya,” tutup Aminuddin.

Melalui PAS 1 PKKMB ini, mahasiswa baru FEB UNJ tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan kampus, tetapi juga dibekali wawasan strategis mengenai peran generasi muda dalam pembangunan bangsa. Kehadiran Wakil Menteri BUMN diharapkan menjadi motivasi awal bagi mahasiswa untuk siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.