
Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis ketahanan nasional melalui partisipasi aktif dalam pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) Tahun 2026. Sebanyak enam pegawai UNJ berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian Uji Kompetensi Calon Peserta Komponen Cadangan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Badan Cadangan Nasional pada 13 April hingga 5 Juni 2026.
Keenam pegawai tersebut adalah Zamian Ramadhan, Tulus Widodo, Tri Setiawan, Slamet Nugroho, Khoirul Respati Nugroho, dan Irvandi Harmazi. Mereka mengikuti berbagai tahapan seleksi, pelatihan, dan pembinaan yang bertujuan membentuk sumber daya manusia yang tangguh, disiplin, berkarakter, serta memiliki semangat bela negara sebagai bagian dari Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Partisipasi UNJ dalam program ini merupakan tindak lanjut atas surat Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 1329/DST/A.A3/KP.03.01/2026 tanggal 12 April 2026 tentang Pentahapan Uji Kompetensi Calon Peserta Komponen Cadangan. Melalui program tersebut, UNJ mengirimkan enam pegawai terbaiknya untuk mengikuti proses seleksi dan Pendidikan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang dilaksanakan secara terintegrasi oleh Kementerian Pertahanan RI.
Puncak kegiatan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, melalui Upacara Penetapan Komponen Cadangan yang digelar secara terpusat di Apron Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Upacara tersebut dipimpin oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Rini Widyantini, selaku Inspektur Upacara.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga resmi menyelesaikan Pendidikan Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan Gelombang I Tahun 2026. Dalam amanatnya, Menteri PAN-RB menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan selama satu setengah bulan dengan penuh dedikasi, kedisiplinan, dan semangat pengabdian.
Menurut Rini Widyantini, berbagai materi yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya memperkuat kesiapan bela negara, tetapi juga membentuk karakter ASN yang lebih disiplin, tangguh, profesional, serta memiliki jiwa patriotisme yang tinggi. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik di instansi masing-masing.

Wakil Rektor UNJ Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Prof. Ari Saptono, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan enam pegawai UNJ yang telah menuntaskan seluruh tahapan program hingga resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan Nasional.
“Keikutsertaan dan keberhasilan enam pegawai UNJ dalam program Komponen Cadangan merupakan bentuk nyata kontribusi sivitas akademika dalam memperkuat semangat bela negara. Kami berharap pengalaman ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pribadi peserta, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai untuk terus menumbuhkan disiplin, integritas, serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ujar Prof. Ari Saptono.
Sementara itu, Kepala Kantor Tata Usaha, Layanan Umum, dan Rumah Tangga UNJ, Syarif Hidayatullah, menegaskan bahwa keterlibatan pegawai dalam program Komcad menjadi bagian penting dari penguatan karakter aparatur yang profesional dan berwawasan kebangsaan.
“Program ini memberikan pengalaman berharga bagi pegawai dalam memahami nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan pengabdian. Kami bangga karena seluruh peserta dari UNJ mampu menyelesaikan proses yang cukup panjang hingga resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan. Semoga pengalaman tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan institusi maupun pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Keberhasilan enam pegawai UNJ menjadi bagian dari Komcad Nasional menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki semangat bela negara yang kuat.