Hong Kong, Humas UNJ – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (LPPM UNJ) menandatangani Implementation of Agreement (IoA) dengan Persatuan Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Hong Kong pada Minggu (12/7/26). Penandatanganan kerja sama berlangsung di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong dan dirangkaikan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di Hong Kong, mahasiswa UT Hong Kong, serta peserta program pengabdian internasional yang berasal dari sejumlah Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Indonesia. Kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas warga negara Indonesia di luar negeri dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Ketua LPPM UNJ, Prof. Iwan Sugihartono, bertindak sebagai penandatangan sekaligus penanggung jawab kegiatan. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pengembangan program-program pengabdian yang lebih berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia yang berada di Hong Kong.

“Kerja sama ini merupakan upaya untuk memperluas jangkauan pengabdian perguruan tinggi sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi dengan komunitas mahasiswa dan warga Indonesia di luar negeri. Kami berharap berbagai program yang akan dilaksanakan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Prof. Iwan.
Selain penandatanganan IoA, kegiatan juga diisi dengan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi. Melalui kegiatan tersebut, para peserta berbagi pengetahuan dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia di Hong Kong.
Prof. Iwan Sugihartono menilai kemitraan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam memperluas kerja sama internasional sekaligus menguatkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kedua pihak berencana mengembangkan berbagai program kolaboratif yang dapat mendukung peningkatan kompetensi, literasi, dan pemberdayaan komunitas Indonesia di Hong Kong.