Jakarta, Humas UNJ — Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta (FIKK UNJ) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan melalui penyelenggaraan Pendampingan Penyusunan Skema Sertifikasi Profesi. Kegiatan ini secara khusus diikuti oleh para Koordinator Program Studi (Koorprodi) di lingkungan FIKK UNJ dan dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026, di Lantai 3 Gedung Puskabangkor FIKK UNJ.
Sebagai bagian dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), FIKK memandang sertifikasi kompetensi sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola akademik sekaligus memastikan setiap program studi memiliki skema sertifikasi yang terstruktur, relevan, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja di bidang keolahragaan dan kesehatan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang sertifikasi profesi, yaitu Alsuhendra selaku Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi, Ridawati selaku Kepala Divisi Manajemen Mutu, serta Hermeilia Megawati selaku Kepala Divisi Sertifikasi Lembaga Profesi. Para narasumber memberikan pemaparan komprehensif mengenai prinsip penyusunan skema sertifikasi, standar mutu, serta mekanisme pengelolaan sertifikasi yang sesuai regulasi dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Selama pendampingan, para Koorprodi memperoleh arahan teknis mulai dari identifikasi unit kompetensi, perumusan elemen dan kriteria unjuk kerja, hingga penyusunan mekanisme asesmen yang objektif dan terukur. Diskusi intensif serta telaah draft dilakukan guna memastikan setiap skema yang disusun memiliki standar yang jelas dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Prof. Nofi Marlina Siregar selaku Dekan FIKK UNJ menegaskan bahwa sertifikasi profesi bukan sekadar kelengkapan administratif, melainkan bentuk pengakuan resmi atas kompetensi spesifik yang dimiliki lulusan.
“Sertifikasi profesi harus kita tempatkan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat daya saing lulusan. Mahasiswa tidak cukup hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga harus memiliki pengakuan kompetensi yang terstandar. Inilah bentuk tanggung jawab kita untuk memastikan lulusan FIKK UNJ benar-benar siap memasuki dunia kerja, profesional, dan kredibel di tengah persaingan global,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penyusunan skema sertifikasi yang matang akan memperkuat posisi FIKK UNJ sebagai fakultas yang adaptif terhadap perkembangan industri olahraga dan kesehatan.
“Kita ingin setiap program studi memiliki skema sertifikasi yang jelas, terukur, dan relevan dengan kebutuhan lapangan. Dengan begitu, lulusan kita tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki legitimasi kompetensi yang diakui,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, FIKK UNJ menargetkan tersusunnya draft skema sertifikat yang siap ditindaklanjuti dalam proses validasi dan implementasi. Upaya ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan UNJ dalam meningkatkan mutu lulusan serta memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.