Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan laga persahabatan futsal internasional bersama SUKMA Johor, Malaysia di Tifosi Sport Center Jakarta pada 3 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama di bidang olahraga sekaligus mendorong internasionalisasi institusi.
SUKMA Johor sendiri merupakan bagian dari program Sukan Malaysia (SUKMA), yakni ajang olahraga nasional bergengsi di Malaysia yang berfokus pada pembinaan atlet muda berprestasi dari berbagai negara bagian, termasuk Johor. Tim SUKMA Johor dikenal sebagai salah satu tim dengan pembinaan atlet yang kompetitif dan terstruktur, sehingga kehadirannya menjadi kesempatan berharga bagi UNJ untuk menjalin kolaborasi sekaligus mengukur kapasitas atlet di tingkat internasional.
Kegiatan ini mempertemukan tim futsal UNJ dengan tim SUKMA Johor dalam sebuah pertandingan yang berlangsung dinamis dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Laga persahabatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar institusi serta membangun semangat kolaborasi di tingkat internasional.
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNJ, Prof. Nofi Marlina Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga sekaligus membuka ruang kolaborasi global.

“Laga persahabatan ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dan atlet dalam memahami standar kompetisi internasional. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkaya pengalaman serta meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di UNJ,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, UNJ menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan jejaring global, khususnya dalam bidang olahraga prestasi dan pembinaan atlet. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung turut menjadi wadah pertukaran pengalaman, pengetahuan, serta budaya antar peserta, termasuk dalam hal metode latihan, manajemen tim, serta strategi pengembangan atlet muda.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan kerja sama yang berkelanjutan antara kedua pihak, serta mendorong peningkatan kualitas pembinaan olahraga yang profesional, kompetitif, dan berdaya saing internasional.