Jakarta, Humas UNJ – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar International Conference & Doctoral Research Presentation bertajuk “Global Social & Business Transformation: Innovation, Sustainability, and Strategic Leadership in the Digital Era” pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung 1A Lantai 10 Kampus A UNJ dan menjadi tonggak sebagai konferensi internasional perdana dalam bidang sosial dan bisnis (The First International Conference on Global Social and Business/ICGSB).
Konferensi ini merupakan hasil kolaborasi antara Philippine Women’s University (PWU) dan FISH UNJ serta dukungan berbagai mitra perguruan tinggi seperti Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI), Universitas Ibnu Khaldun Bogor, serta Universitas Muhammadiyah Cirebon Konferensi ini melibatkan berbagai kalangan akademik dan profesional, mulai dari mahasiswa doktoral, presenter, dosen, peneliti, praktisi industri, hingga perwakilan pemerintah dan institusi riset. Kehadiran beragam pihak ini mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam merespons dinamika transformasi global di era digital.
Sejumlah tokoh ternama hadir sebagai keynote dan invited speakers, di antaranya Prof. Felina C. Young, Prof. Komarudin, Prof. Aisyah Endah Palupi, Prof. Nina Yulianti, Shirley C. Agrupis, Prof. Berjoyai Bardai, Nozomi Kawarazuka, Prof. Robertus Robert, serta Firdaus Wajdi. Para pembicara membagikan perspektif strategis terkait inovasi, keberlanjutan, dan kepemimpinan dalam menghadapi tantangan global.

Konferensi ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat diskursus akademik dan praktik bisnis global, khususnya dalam konteks perubahan sosial dan ekonomi yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan dan mendiskusikan peran CBIBE (Condrado Benitez Institute for Business Education) di Manila dalam pengembangan pendidikan bisnis berbasis global.
Dekan FISH UNJ, Firdaus Wajdi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan ICGSB merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi FISH UNJ di kancah internasional. “Konferensi ini bukan hanya menjadi ruang pertukaran gagasan akademik, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun jejaring global yang kolaboratif antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah. Kami ingin FISH UNJ berperan aktif dalam menghasilkan pemikiran dan solusi yang relevan bagi transformasi sosial dan bisnis di era digital,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui forum ini, FISH UNJ berkomitmen untuk mendorong lahirnya riset-riset berkualitas yang tidak hanya berkontribusi secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. “Kami berharap ICGSB dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat budaya riset, inovasi, serta kepemimpinan strategis yang berorientasi pada keberlanjutan global,” tambahnya.
Pelaksanaan konferensi dilakukan secara hybrid, yakni kombinasi antara luring (on site) dan daring (online), sehingga memungkinkan partisipasi yang lebih luas dari peserta internasional. Melalui kegiatan ini, diskusi dan presentasi riset tetap dapat diakses secara fleksibel tanpa batasan geografis.
Dengan terselenggaranya ICGSB, diharapkan tercipta pertukaran gagasan yang konstruktif serta kolaborasi berkelanjutan antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong transformasi sosial dan bisnis yang inovatif dan berkelanjutan di era digital.