Bogor, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Program Studi Magister (S2) Pendidikan Lingkungan dan Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Sekolah Pascasarjana (Prodi S2 PL dan S3 PKLH SPs) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pendidikan berbasis lingkungan dan kesehatan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren An-Nur’Aliyyah, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan bertema “Penguatan Literasi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Berbasis Project-Based Learning pada Sekolah Menengah di Pondok Pesantren An-Nur’Aliyyah Kabupaten Bogor” tersebut diikuti oleh 130 santriwan dan santriwati serta 14 ustadz dan ustadzah di lingkungan pesantren.
Hadir dalam kegiatan itu sejumlah dosen, guru besar, dan mahasiswa Prodi S2 PL dan Prodi S3 PKLH SPs UNJ, di antaranya Prof. Hafid Abbas dan Prof. Agung Purwanto. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan budaya kesehatan, kebersihan lingkungan, serta literasi kecantikan, perawatan diri, dan inner beauty bagi para santri.

Koordinator Prodi S2 PL dan S3 PKLH SPs UNJ, Prof. Henita Rahmayanti menegaskan bahwa pesantren memiliki posisi strategis sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, budaya, dan peradaban umat.
“Pesantren memiliki peran yang sangat strategis bukan hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter, budaya hidup sehat, dan peradaban masyarakat. Karena itu, kami memandang bahwa penguatan literasi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup di pesantren menjadi langkah penting dalam membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan memiliki kesadaran lingkungan yang kuat,” ujar Prof. Henita Rahmayanti.
Prof. Henita Rahmayanti menambahkan bahwa pendekatan Project-Based Learning yang diterapkan dalam kegiatan PkM ini diharapkan mampu mendorong para santri untuk tidak hanya memahami konsep kebersihan dan kesehatan lingkungan secara teoritis, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya pesantren yang sehat, bersih, dan berkelanjutan. Pesantren dapat menjadi model praktik baik dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Dalam pelaksanaan PkM tersebut, Prodi S2 PL dan Prodi S3 PKLH SPs UNJ juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi pesantren, seperti kepadatan hunian kamar santri, sanitasi yang belum optimal, pengelolaan sampah yang belum sistematis, hingga rendahnya literasi kesehatan lingkungan. Oleh sebab itu, pendekatan yang dikembangkan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga edukatif, kultural, dan sistemik dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan praktik manajemen modern.
Pada kesempatan ini Ketua tim PkM Prodi S2 PL SPs UNJ, Dr. Sucahyanto, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran para santri dan santriwati agar lebih peduli terhadap lingkungan. Sehingga lingkungan pesantren dapat terus terjaga kebersihannya dan jadi lebih asri serta indah, ungkap Dr. Sucahyanto, M.Si.
Sementara itu, Ketua tim PkM Prodi S3 PKLH SPs UNJ, Dr. Muhammad Faesal, MH., M.Pd. menjelaskan bahwa kesehatan dan kebersihan kamar santri merupakan bagian penting dari ekosistem lingkungan pesantren yang berdampak langsung terhadap kesehatan, kualitas pembelajaran, hingga produktivitas santri.
“Kami memandang pengelolaan kebersihan lingkungan pesantren sebagai investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.
Kegiatan PkM yang digelar oleh Prodi S2 PL dan S3 PKLH SPs UNJ ini memiliki relevansi kuat dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 3 (Good Health and Well-being), Goal 4 (Quality Education), Goal 6 (Clean Water and Sanitation), Goal 11 (Sustainable Cities and Communities), dan Goal 12 (Responsible Consumption and Production).
Sebagai tindak lanjut, Prodi S2 PL dan S3 PKLH SPs UNJ berharap lahirnya gerakan nasional “Pesantren Sehat dan Bersih” melalui kolaborasi antara akademisi, kampus, pesantren, dan pemerintah. Pada kesempatan ini juga Prodi S2 PL dan S3 PKLH SPs UNJ menyerahkan sejumlah buku karya dosen Prodi S2 PL dan S3 PKLH SPs UNJ kepada Pondok Pesantren An-Nur’Aliyyah, di antaranya buku tentang kesehatan dan kebersihan kamar pesantren, ekologi keluarga, demografi keluarga, hingga literasi kecantikan dan perawatan diri.
Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur’Aliyyah, KH. M. Kusyairi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang diberikan sangat bermanfaat dalam membangun literasi dan kesadaran lingkungan bagi para santri, ungkapnya.