Menaker RI Beri Orasi Ilmiah pada Sidang Terbuka Pembukaan Dies Natalis ke-62 UNJ

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. DISKUSI KERJA SAMA ANTARA UNJ DAN…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Dies Natalis ke-62, UNJ Tegaskan Transformasi Menuju Perguruan Tinggi Berdampak dan Bereputasi Global

Sekolah Mawapres UNJ 2026 Gelar Seminar Nasional Guna Bekali Mahasiswa dengan Kemampuan Karya dan Komunikasi

BRI CoreLab Hadir di UNJ, Bahas Masa Depan Industri Media dan Kreator Digital

Peluang Karier Mahasiswa FIKK UNJ Jadi Fokus Diskusi BRI Goes To Campus

Tingkatkan Budaya Publikasi Ilmiah Mahasiswa, Prodi S2 MPT SPs UNJ Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di STAI Nurul Iman Parung Bogor

Jakarta, Humas UNJ – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI), Prof. Yassierli, memberikan orasi ilmiah pada Sidang Terbuka Pembukaan Dies Natalis ke-62 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang berlangsung di Aula Latif Hendraningrat, Kampus A UNJ, Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi UNJ dalam memperkuat transformasi kelembagaan menuju perguruan tinggi berdampak dan bereputasi global.

Sidang terbuka dihadiri jajaran pimpinan universitas, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, para guru besar, dosen, mahasiswa, alumni, mitra strategis, serta tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pemerintah. Kehadiran Menaker RI menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan dunia kerja masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Yassierli menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Penguatan Talenta Unggul bagi Dunia Kerja”. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga harus membangun karakter, integritas, kreativitas, serta kepedulian sosial.

Menurutnya, perubahan dunia kerja yang dipengaruhi perkembangan teknologi, digitalisasi, dan transformasi industri menuntut perguruan tinggi untuk lebih adaptif dalam menyiapkan talenta masa depan. Namun demikian, kemajuan teknologi tetap harus diimbangi dengan pendekatan pendidikan yang humanis agar menghasilkan lulusan yang tidak kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

“Dunia kerja saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kemampuan komunikasi, kreativitas, dan empati sosial. Perguruan tinggi perlu menjadi ruang pembentukan manusia unggul yang utuh,” ujar Prof. Yassierli dalam orasi ilmiahnya.

Sementara itu, Rektor UNJ Prof. Komarudin yang diwakili oleh Plh. Rektor sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Ifan Iskandar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menaker RI dalam Sidang Terbuka Dies Natalis ke-62 UNJ. Menurutnya, orasi ilmiah tersebut menjadi penguatan penting bagi arah transformasi UNJ dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

“Tema Dies Natalis tahun ini, “UNJ Berdampak dan Bereputasi Global”, menjadi refleksi komitmen UNJ untuk terus menghadirkan kontribusi nyata melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Ifan Iskandar.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNJ sekaligus penanggung jawab Dies Natalis ke-62, Dr. Hadi Nasbey, menyampaikan bahwa rangkaian Dies Natalis tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ruang penguatan kolaborasi, inovasi, dan kebersamaan sivitas akademika.

Menurutnya, Dies Natalis ke-62 menjadi momentum untuk memperkuat optimisme dan sinergi seluruh elemen universitas dalam mendukung visi UNJ sebagai kampus modern yang berdampak, adaptif, dan memiliki reputasi global.