Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali mengirimkan tim terbaiknya dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025 melalui Batavia Team, Fakultas Teknik (FT) UNJ. Tahun ini, Batavia Team akan berlaga dengan dua mobil andalan dalam kompetisi nasional bergengsi yang diselenggarakan di Universitas Jember, Jawa Timur, pada 23–26 Oktober 2025.
KMHE merupakan kompetisi kendaraan hemat energi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia, bekerja sama dengan perguruan tinggi tuan rumah.
Kompetisi ini terbagi dalam dua kategori, yaitu Prototype, kendaraan masa depan dengan desain khusus yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, dan Urban Concept, kendaraan roda empat dengan tampilan menyerupai mobil konvensional yang sesuai untuk penggunaan di jalan raya.
General Manager Batavia Team, Rizky Ananda, menyampaikan bahwa timnya telah siap berlaga.
“Alhamdulillah, kami sangat siap untuk berlaga pada KMHE 2025. Seluruh anggota telah melakukan uji performa dan simulasi berulang kali untuk memastikan kendaraan siap bertanding di Jember,” ujar Rizky dengan penuh optimisme.

Rizky juga mengungkapkan pencapaian Batavia Team UNJ di ajang internasional. Pada Februari 2025, tim ini berhasil meraih Juara 1 Kategori Data dan Telemetri serta Peringkat 4 Kategori Prototype Gasoline dalam ajang Shell Eco-Marathon 2025 di Qatar.
“Prestasi di Qatar menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UNJ mampu bersaing di tingkat dunia. Ini adalah hasil kerja keras seluruh anggota tim, dukungan universitas, dan para pembimbing yang luar biasa,” tambahnya.
Rizky turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari pimpinan universitas, dosen pembimbing, hingga sponsor seperti PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, PT Naraya Hospitality Indonesia, Techsource System Group (Matlab), Asian Bearindo Group, PT Lensa Grafika Jati, PT Brantas Abipraya, PT Mitra Lestari Motorindo, Rapid Harness, Ansys, Dassault Systèmes, PT Arindo Pacific Chemicals, PT Federal Izumi Manufacturing Piston, serta Car Drive Indonesia sebagai mitra media.
Pada KMHE 2025, Batavia Team akan menurunkan dua mobil unggulan.
“Untuk Batavia Elektra Team, mobilnya bernama Jaya Raya, masuk dalam kategori Urban Concept dengan empat roda dan desain menyerupai mobil city car,” jelas Rizky.
“Sementara Batavia Gasolin Team menurunkan Si Pitung yang masuk kategori Prototype. Bentuknya sangat aerodinamis, fokus pada efisiensi mesin, dan mampu menempuh hingga 600 km per liter,” tambahnya.
Mobil listrik Jaya Raya juga mengalami peningkatan teknologi signifikan.

“Kami menggunakan motor listrik dan controller baru yang lebih efisien dan sesuai dengan karakter lomba hemat energi. Beberapa komponen seperti steering sudah menggunakan teknologi 3D printing, sehingga lebih ringan dan presisi,” ujar Rizky.
Batavia Team bukanlah pendatang baru di KMHE. Sejak 2012, tim ini selalu berpartisipasi dan konsisten meraih prestasi, bahkan saat kompetisi digelar secara daring di masa pandemi Covid-19.
“Kami bahkan sempat meraih juara satu saat lomba daring,” kenang Rizky.
Tahun ini, Batavia Team tampil dengan persiapan yang lebih matang dari segi riset, inovasi, dan dukungan sponsor.

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ, Yasep Setiakarnawijaya, turut menyampaikan kebanggaannya atas semangat dan dedikasi Batavia Team.
“Saya menjadi saksi atas semangat, kerja keras, dan dedikasi luar biasa dari Batavia Team. Mereka bukan hanya peserta lomba, tetapi juga duta inovasi, duta keberlanjutan, dan duta semangat juang mahasiswa UNJ,” ungkap Yasep.
Menurut Yasep, KMHE bukan sekadar kompetisi teknis, melainkan wadah pembuktian kemampuan generasi muda Indonesia dalam menjawab tantangan zaman.
“KMHE adalah panggung pembuktian bahwa mahasiswa Indonesia mampu menciptakan inovasi mobilitas yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Batavia Team telah menunjukkan bahwa mereka siap menjadi bagian dari solusi itu,” jelasnya.

Sebagai penutup, Yasep berpesan kepada seluruh anggota tim agar menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai kejuangan UNJ.
“Kami titipkan nama baik UNJ. Bertandinglah dengan sportif, berinovasilah dengan cerdas, dan jadilah inspirasi bagi mahasiswa lain. Kemenangan bukan hanya soal trofi, tetapi tentang proses, nilai, dan jejak kebaikan yang kalian tinggalkan,” tutupnya.
Juru Foto: Asenk