Dua Mahasiswa Prodi PAI FISH UNJ Raih Juara Harapan III Qira’at Sab’ah di Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional XVIII

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Perluas Kolaborasi Program Mobilitas Internasional 2026,…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Peserta Disabilitas Nyaman Ikuti UTBK di UNJ, Relawan Beri Pendampingan Penuh

Ormawa dan Opmawa UNJ Hadiri Pengukuhan dan Rakernas IKA UNJ Periode 2026–2030

Mifdatul Azahra, Atlet Renang Berprestasi yang Raih Predikat Wisudawan Terbaik FIKK UNJ

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

Banjarmasin, Humas UNJ — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII yang diselenggarakan di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 6–10 Oktober 2025.

MTQMN XVIII diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni baca Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai spiritualitas dan kecintaan terhadap kitab suci di kalangan akademisi muda.

Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (Prodi PAI FISH) UNJ, yakni Ahmad Rizqi Nurfadilah dan Nazila Ibarim Taher, berhasil meraih Juara Harapan III pada Kategori Qira’at Sab’ah, salah satu cabang lomba paling bergengsi yang menuntut penguasaan mendalam terhadap berbagai ragam bacaan Al-Qur’an (qira’at) yang diakui dalam tradisi Islam.

Menariknya, prestasi ini diraih di tengah kesibukan keduanya menyelesaikan studi akhir. Saat sebagian besar mahasiswa fokus pada persiapan sidang skripsi dan wisuda, Rizqi dan Nazila justru membagi waktu antara bimbingan akademik dan latihan intensif tilawah.

“Waktu itu kami baru saja menyelesaikan revisi sidang, lalu langsung fokus latihan untuk MTQMN. Rasanya seperti berlari di dua arena, tapi kami yakin ini bagian dari perjuangan untuk membawa nama baik UNJ,” ungkap Ahmad Rizqi Nurfadilah dengan penuh rasa syukur.

Sementara itu, Nazila Ibarim Taher mengaku bahwa dukungan dosen dan teman-teman kampus menjadi penyemangat utama selama proses persiapan.

“Kami merasa sangat didukung oleh keluarga besar PAI UNJ. Semangat dari dosen pembimbing dan teman-teman menjadi kekuatan utama kami untuk tampil maksimal di panggung nasional,” ujarnya.

Keberhasilan Rizqi dan Nazila menambah daftar panjang prestasi UNJ di tingkat nasional, khususnya dalam bidang keagamaan. Capaian ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa UNJ tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berprestasi dalam bidang keislaman dan seni baca Al-Qur’an.

Pada kesempatan ini Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa tersebut.

“UNJ bangga atas capaian Rizqi dan Nazila. Prestasi ini menunjukkan bahwa nilai religiusitas dan intelektualitas dapat berjalan beriringan, menjadi cerminan insan UNJ yang beriman, berilmu, dan berkontribusi untuk bangsa,” ujar Prof. Komarudin.

Senada dengan itu, Firdaus Wajdi selaku Dekan FISH UNJ, turut memberikan apresiasi dan dorongan kepada seluruh mahasiswa.

“Kemenangan ini membuktikan bahwa FISH UNJ mampu melahirkan mahasiswa yang berkarakter, berkompetensi, dan berakhlak mulia. Semoga semakin banyak mahasiswa yang mengikuti jejak mereka di ajang nasional,” tuturnya.

Dosen pembimbing sekaligus perwakilan official, Rudi Muhamad Barnansyah, juga menyampaikan rasa bangganya.

“Kami sangat bangga dengan semangat dan dedikasi Rizqi dan Nazila. Mereka membuktikan bahwa kesibukan akademik bukan halangan untuk berprestasi. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus menyeimbangkan antara ilmu, iman, dan amal,” ungkap Rudi Muhamad Barnansyah yang juga dosen Prodi PAI FISH UNJ.

Bagi Rizqi dan Nazila, kemenangan ini menjadi penutup manis perjalanan mereka di bangku kuliah. Setelah melewati berbagai tantangan akademik dan spiritual, prestasi di MTQMN XVIII menjadi momentum berharga sebelum keduanya resmi menyandang gelar sarjana.

“Ini bukan hanya kemenangan kami, tapi juga hadiah untuk UNJ dan semua pembimbing yang telah menemani kami sejak awal,” tutup keduanya dengan kompak.