Jakarta, Humas UNJ – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan kegiatan Donor Darah Akbar di Aula Latief Hendraningrat, Kampus UNJ, pada 8–9 September 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan PMI DKI Jakarta melalui Unit Donor Darah Jakarta Timur.
Ketua KSR PMI Unit UNJ, Nur Azizi Syabaniah, yang juga merupakan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh unitnya. Pada pelaksanaan kali ini, pihaknya menargetkan sebanyak 1.000 pendonor dan 500 kantung darah selama dua hari kegiatan.
“Disebut Donor Darah Akbar karena jumlah target pesertanya jauh lebih besar dibandingkan kegiatan rutin yang biasanya diadakan tiga hingga empat kali dalam setahun. Tahun ini hanya satu kali, tetapi dengan jumlah peserta yang lebih banyak,” ujar Azizi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini terbuka untuk berbagai kalangan, tidak hanya mahasiswa UNJ, tetapi juga pelajar SMA, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Rektor UNJ, Prof. Komarudin, turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah tersebut.
Azizi berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah. Menurutnya, donor darah tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap sesama yang membutuhkan.
Salah satu peserta, Kinthan Arum Rangganis Setiyajdid, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bisnis, mengaku rutin mengikuti kegiatan donor darah. “Saya mendapat informasi dari grup WhatsApp bahwa ada kegiatan donor darah di UNJ, jadi saya langsung ikut,” ujarnya.

Kinthan menilai donor darah memberikan banyak manfaat positif bagi kesehatan. Ia juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa yang sehat dan memenuhi syarat untuk turut serta dalam kegiatan donor darah.
“Donor darah bukan sekadar bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga merupakan bentuk nyata kepedulian dan bantuan kepada sesama manusia yang membutuhkan,” tutupnya.