Dukung Sinergi Antar Lembaga, UNJ Berpartisipasi dalam Rakor Humas dan Protokoler Kemdiktisaintek

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Kisah Rovan dan Rohmat, Dua Mahasiswa…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Mifdatul Azahra, Atlet Renang Berprestasi yang Raih Predikat Wisudawan Terbaik FIKK UNJ

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

9 Duta Besar Hadiri Pertemuan Francophonie 2026, UNJ Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

Jakarta, 25 Juni 2025—Humas dan Protokoler Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menghadiri undangan rapat koordinasi (rakor) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 25–27 Juni 2025, di Graha Diktisaintek, Gedung D Lantai 2, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kemdiktisaintek dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) di bidang kehumasan dan keprotokolan. Rakor ini diikuti oleh perwakilan dari 76 PTN, 49 politeknik, dan 17 LLDikti dari seluruh Indonesia.

Pada kesempatan ini, Prof. Brian Yuliarto selaku Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi antara humas dan protokoler sangat penting untuk membangun iklim informasi yang lebih terbuka dan sesuai dengan kaidah keprotokoleran. Selain itu juga Humas adalah arsitek narasi bagi perguruan tinggi. Untuk itu sangat strategis peran Humas dan Protokoler bagi perguruan tinggi, khususnya mengenai citra institusi, ujar Prof. Brian Yuliarto.

Kegiatan rakor yang berlangsung selama tiga hari ini diisi rangkaian materi dan diskusi, antara lain:

  • Penguatan kehumasan oleh PCO (Public Communication Office);
  • Penguatan keprotokolan oleh Istana Kepresidenan;
  • Peningkatan kompetensi penulisan siaran pers oleh Lembaga Pers Dr. Sutomo;
  • Sosialisasi gerakan dan penggunaan logo “Diktisaintek Berdampak”;
  • Pembahasan kebijakan pelayanan publik, hubungan media, dan antarlembaga; dan
  • Sosialisasi Anugerah Humas dan Protokol Diktisaintek.

Rakor ini diharapkan dapat memperkuat peran humas dan protokol dalam mendukung transparansi, pelayanan publik, serta citra positif institusi pendidikan tinggi di Indonesia.