Yogyakarta, Humas UNJ – Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berpartisipasi dalam kegiatan Diskusi Terpumpun Nasional tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Forum Fakultas Bahasa dan Seni Indonesia (FBSI) yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) se-Indonesia pada 9-10 April 2026 di Ballroom UNY Hotel, Yogyakarta. Acara ini mengusung tema “Lingua-Art Network: Transformasi Kreatif Bahasa dan Seni untuk Pencapaian IKU Universitas.”
Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) yang merupakan anggota aktif dari FBSI hadir dengan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, yakni Samsi Setiadi selaku Dekan FBS, Siti Drivoka Sulistyaningrum selaku Wakil Dekan bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Uryadi selaku Wakil Dekan bidang Keuangan dan Sumber Daya, dan Yusi Asnidar selaku Wakil Dekan bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi, dan Kerja Sama.

“Kami di Fakultas Bahasa dan Seni terus berkomitmen memperkuat kerja sama, kolaborasi, dan sinergi di bidang bahasa dan seni sebagai bagian dari upaya mencapai IKU Universitas. Beberapa langkah strategis yang telah kami rumuskan antara lain mendorong peningkatan kualifikasi dosen ke jenjang S3 di lingkungan FBS, memperluas kerja sama publikasi ilmiah di jurnal bereputasi (Sinta), mengembangkan program pertukaran mahasiswa, serta menyelenggarakan berbagai ajang kompetisi bahasa dan seni bagi mahasiswa. Semoga seluruh program ini dapat memberikan dampak nyata bagi penguatan mutu akademik dan daya saing lulusan.” ungkap Samsi Setiadi yang diwawancara setelah pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Wakil Dekan bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi dan Kerja Sama, Yusi Asnidar menyampaikan harapannya bahwa melalui forum ini, FBS UNJ dapat memperluas jejaring kerja sama nasional, meningkatkan kualitas akademik dosen dan mahasiswa, serta mengoptimalkan capaian IKU universitas.
“Manfaat yang nyata adalah tersedianya wadah kolaboratif untuk pengembangan publikasi, peningkatan kualifikasi dosen, dan penguatan kompetensi mahasiswa di bidang bahasa dan seni secara berkelanjutan.” tambahnya.
Dengan terselenggaranya Diskusi Terpumpun Nasional ini, diharapkan seluruh program kerja sama yang telah dirumuskan dapat segera diimplementasikan secara konkret di masing-masing fakultas anggota FBSI. Sinergi antar perguruan tinggi melalui forum ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan transformasi kreatif di bidang bahasa dan seni yang berkelanjutan. Kolaborasi yang erat antara pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa di lingkungan FBSI Indonesia akan mempercepat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.