
Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) resmi menutup pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026 pada Sabtu, 2 Mei 2026. Seluruh rangkaian ujian yang berlangsung sejak 21 April 2026 berjalan lancar, tertib, dan tanpa kendala teknis maupun indikasi kecurangan dari peserta.
Kepercayaan yang kembali diberikan kepada UNJ sebagai salah satu pusat pelaksanaan UTBK-SNBT menjadi bukti konsistensi institusi dalam menjaga kualitas layanan seleksi nasional. Tahun ini, pelaksanaan ujian di UNJ digelar dalam dua sesi setiap hari, dengan tambahan satu hari khusus pada 2 Mei 2026 untuk mengakomodasi kebutuhan teknis dan memastikan seluruh peserta terlayani dengan optimal.
Di lingkungan kampus, pelaksanaan UTBK-SNBT tersebar di 11 lokasi strategis, antara lain Gedung Dewi Sartika Lantai 5 dan 7, Gedung L Lantai 3, SFD Tower A Lantai 8, SFD Tower B Lantai 3, serta Gedung PUSTIKOM Lantai 3 dan 4. Selain itu, UNJ juga memperluas jangkauan layanan dengan menggandeng sejumlah sekolah mitra, seperti SMKN 1 Jakarta, SMKN 10 Jakarta, SMKN 40 Jakarta, SMKN 44 Jakarta, SMKN 48 Jakarta, dan SMKN 50 Jakarta sebagai lokasi tambahan pelaksanaan ujian.
UNJ juga memastikan bahwa seluruh infrastruktur teknologi informasi, sistem jaringan, serta pengawasan berbasis prosedur operasional standar telah dipersiapkan secara matang. Hasilnya, seluruh sesi ujian dapat berlangsung tanpa gangguan berarti, sekaligus menjamin integritas proses seleksi.
Dari sisi partisipasi, UTBK-SNBT 2026 di UNJ menunjukkan tren peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 63.003 peserta mengikuti ujian di pusat UTBK UNJ tahun ini. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 61.646 peserta pada 2025, 59.673 peserta pada 2024, 43.388 peserta pada 2023, dan 39.431 peserta pada 2022. Lonjakan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap jalur seleksi berbasis tes sebagai pintu masuk perguruan tinggi negeri.
Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ yang juga bertindak sebagai Pengarah UTBK UNJ, menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan UTBK-SNBT tahun ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh panitia, pengawas, tenaga teknis, serta dukungan berbagai pihak yang terlibat.
“Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di UNJ berjalan dengan sangat baik, tanpa kendala teknis maupun pelanggaran dari peserta. Hal ini menunjukkan kesiapan sistem, komitmen integritas, serta profesionalisme seluruh panitia dalam menyelenggarakan seleksi nasional yang kredibel,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan UTBK. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap sistem seleksi nasional hanya dapat dijaga melalui pelaksanaan yang jujur, adil, dan bebas dari praktik kecurangan.
Senada dengan itu, Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni sekaligus Ketua Pusat UTBK UNJ, menyampaikan bahwa koordinasi yang solid menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan UTBK-SNBT tahun ini.
Ia menjelaskan bahwa UNJ telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari simulasi sistem, penguatan jaringan, hingga pelatihan intensif bagi pengawas dan teknisi. Selain itu, pengawasan berlapis juga diterapkan untuk memastikan seluruh peserta mengikuti ujian sesuai aturan yang berlaku.
“Tidak ditemukan kecurangan berarti selama pelaksanaan ujian. Ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan di UNJ berjalan efektif, sekaligus mencerminkan kesadaran peserta untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam proses seleksi,” ungkapnya.
Prof. Ifan Iskandar juga menambahkan bahwa kerja sama dengan sekolah mitra menjadi strategi penting dalam memperluas akses peserta sekaligus mengurangi kepadatan di lokasi utama. Dengan demikian, pelaksanaan ujian dapat berlangsung lebih nyaman dan efisien. Penutupan UTBK-SNBT 2026 di UNJ tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian ujian, tetapi juga menjadi refleksi atas komitmen UNJ dalam mendukung sistem seleksi nasional yang berkualitas. Dengan pelaksanaan yang lancar dan bebas kecurangan, UNJ kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, profesional, dan berintegritas dalam mendukung masa depan pendidikan Indonesia.