Niat Mulia untuk Bahagiakan Keluarga Kunci Sukses Fadillah Raih Predikat Wisudawati Terbaik SPs UNJ

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Uncategorized
  4. »
  5. Kisah Ani, Seorang Guru Islamic Boarding…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

LSPP1-UNJ Jadi Rujukan Benchmarking Universitas Tidar Magelang dalam Persiapan Pembentukan LSP

Minat Pada Perilaku Manusia yang Kompleks, Antarkan Nesha Raih Predikat Wisudawan Terbaik Psikologi UNJ

Kezia Ayu Teena yang Berhasil Menemukan Minatnya dan Raih Predikat Wisudawan Terbaik Magister Psikologi UNJ

Panggul Cita-Cita Keluarga, Auditor BUMN Ini Raih IPK 3.98 dan Jadi Wisudawan Terbaik FEB UNJ

Andin, Sang Penanggung Jawab Kelas yang Raih Wisudawati Terbaik FEB UNJ

Jakarta, Humas UNJ – Prestasi membanggakan diraih oleh Siti Nur Fadillah Abdullah yang berhasil meraih predikat wisudawan terbaik Program Magister Linguistik Terapan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (SPs UNJ) dengan IPK 3,74 pada gelaran Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 Sesi IV yang digelar Kamis, 16 April 2026 di GOR UNJ.

Fadillah mengungkapkan bahwa selama menempuh studi di Linguistik Terapan, ia memperoleh banyak pengalaman berharga. Selain didukung oleh lingkungan pertemanan yang suportif, ia juga aktif terlibat dalam kegiatan riset bersama dosen serta berbagai aktivitas kampus yang memperkaya wawasan akademiknya.

Motivasi terbesarnya datang dari diri sendiri dan keinginan untuk membanggakan orang tua. Ia membayangkan momen mengenakan toga sebagai pencapaian yang membahagiakan sekaligus bentuk penghargaan atas perjuangan keluarga. Ketertarikannya pada bidang linguistik telah tumbuh sejak menempuh studi sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang kemudian mendorongnya untuk melanjutkan studi hingga meraih gelar Magister Humaniora.

Dalam perjalanannya, Fadillah menghadapi tantangan berupa tingginya tuntutan akademik, terutama saat proses administrasi menjelang ujian tesis. Namun, dengan menjaga fokus pada tujuan, memperkuat mental, serta tidak membandingkan diri dengan orang lain, ia mampu melewati setiap hambatan dengan baik.

Keberhasilannya tidak lepas dari peran besar orang tua, khususnya ayah yang sejak kecil menanamkan pentingnya pendidikan. Dukungan keluarga menjadi sumber semangat utama, terlebih sebagai anak perempuan satu-satunya yang merantau di kota besar demi menempuh pendidikan tinggi.

Fadillah mengaku tidak pernah menyangka dapat meraih predikat mahasiswa terbaik, karena awalnya ia hanya menargetkan untuk lulus tepat waktu. Ia pun berpesan kepada mahasiswa lain untuk selalu konsisten dalam belajar, disiplin dalam bimbingan tugas akhir, serta mampu mengelola waktu dengan baik.

Ke depan, Fadillah berencana berkarier sebagai dosen. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi bentuk bakti kepada orang tua sekaligus inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berjuang meraih pendidikan setinggi mungkin.