Jakarta, Humas UNJ – Prestasi membanggakan diraih oleh Siti Nur Fadillah Abdullah yang berhasil meraih predikat wisudawan terbaik Program Magister Linguistik Terapan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (SPs UNJ) dengan IPK 3,74 pada gelaran Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 Sesi IV yang digelar Kamis, 16 April 2026 di GOR UNJ.
Fadillah mengungkapkan bahwa selama menempuh studi di Linguistik Terapan, ia memperoleh banyak pengalaman berharga. Selain didukung oleh lingkungan pertemanan yang suportif, ia juga aktif terlibat dalam kegiatan riset bersama dosen serta berbagai aktivitas kampus yang memperkaya wawasan akademiknya.
Motivasi terbesarnya datang dari diri sendiri dan keinginan untuk membanggakan orang tua. Ia membayangkan momen mengenakan toga sebagai pencapaian yang membahagiakan sekaligus bentuk penghargaan atas perjuangan keluarga. Ketertarikannya pada bidang linguistik telah tumbuh sejak menempuh studi sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang kemudian mendorongnya untuk melanjutkan studi hingga meraih gelar Magister Humaniora.
Dalam perjalanannya, Fadillah menghadapi tantangan berupa tingginya tuntutan akademik, terutama saat proses administrasi menjelang ujian tesis. Namun, dengan menjaga fokus pada tujuan, memperkuat mental, serta tidak membandingkan diri dengan orang lain, ia mampu melewati setiap hambatan dengan baik.
Keberhasilannya tidak lepas dari peran besar orang tua, khususnya ayah yang sejak kecil menanamkan pentingnya pendidikan. Dukungan keluarga menjadi sumber semangat utama, terlebih sebagai anak perempuan satu-satunya yang merantau di kota besar demi menempuh pendidikan tinggi.
Fadillah mengaku tidak pernah menyangka dapat meraih predikat mahasiswa terbaik, karena awalnya ia hanya menargetkan untuk lulus tepat waktu. Ia pun berpesan kepada mahasiswa lain untuk selalu konsisten dalam belajar, disiplin dalam bimbingan tugas akhir, serta mampu mengelola waktu dengan baik.
Ke depan, Fadillah berencana berkarier sebagai dosen. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi bentuk bakti kepada orang tua sekaligus inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berjuang meraih pendidikan setinggi mungkin.