Pameran Pendidikan UNJ Semakin Meriah dengan Penampilan Ferry Beatboxer

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Kisah Rovan dan Rohmat, Dua Mahasiswa…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Buktikan Diri sebagai Kampus Berdampak, UNJ Tuai Pujian dan Undangan Kolaborasi dari Berbagai Pihak

Wujudkan Visi Kampus Berdampak, UNJ Gelar FGD Diseminasi Pengabdian Masyarakat Program EQUITY LPDP

9 Duta Besar Hadiri Pertemuan Francophonie 2026, UNJ Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

UNJ Akselerasi SDGs ke-3 melalui Penguatan Ekosistem Kampus Sehat Mental lewat Sosialisasi PLPBK dan Pelatihan PFA

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menggelar Pameran Pendidikan 2025 di Aula Latief Hendraningrat, Kampus A UNJ. Acara yang berlangsung pada 10–11 Desember 2025 ini menghadirkan beragam kegiatan edukatif yang bertujuan memberikan informasi kepada siswa mengenai dunia perkuliahan di UNJ.

Selain kegiatan edukasi, pameran ini juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni dan hiburan, seperti musik dan pertunjukan kreatif lainnya, yang menambah semarak suasana acara.

Salah satu penampil yang menarik perhatian adalah Ferry Angriawan, seorang beatboxer Indonesia sekaligus alumni UNJ dari Program Studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, angkatan 2010. Ferry dikenal aktif sebagai beatboxer, kameramen, dan penggagas komunitas kreatif di UNJ. Ia juga merupakan pendiri Rawamangun Kreatif dan saat ini mengembangkan usaha di bidang promosi serta industri kreatif di Indonesia.

Bagi Ferry, kembali ke UNJ menjadi pengalaman yang spesial.
“Hari ini rasanya luar biasa banget, seperti kembali ke masa kuliah,” ujar Ferry usai tampil. “Ini salah satu bentuk silaturahmi yang menurut saya sangat baik.”

Selain menampilkan aksi beatbox, Ferry juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti Pameran Pendidikan dapat menjadi momentum memperkuat hubungan antara mahasiswa dan alumni.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa mengundang lebih banyak alumni, bahkan kalau bisa dari zaman IKIP dulu,” ungkapnya. “Pasti seru kalau generasi-generasi awal juga bisa ikut hadir dan berbagi cerita.”

Ferry juga menilai bahwa Pameran Pendidikan memiliki potensi lebih luas jika dikembangkan melalui kolaborasi kreatif. Ia bahkan membayangkan kegiatan ini dapat melibatkan komunitas alumni dan organisasi IKWNJ dalam format yang lebih inovatif.
“Seru banget kalau acara seperti ini dibuat rutin. Mungkin bisa kolaborasi bikin konser musik atau kegiatan kreatif lain di luar akademik,” kata Ferry.

Tak hanya itu, Ferry juga menyampaikan apresiasinya kepada UNJ yang terus membuka ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk berkontribusi.
“Terima kasih banyak sudah kasih kesempatan untuk tampil di acara ini. Sukses selalu buat mahasiswa dan jajaran pimpinan UNJ,” ujarnya.

Melalui penampilan Ferry, Pameran Pendidikan UNJ tidak hanya menjadi ajang informasi akademik, tetapi juga wadah untuk menampilkan potensi dan kreativitas alumni yang sukses di bidangnya. Hal ini sejalan dengan komitmen UNJ untuk mencetak lulusan yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.